
Kendari, Inilahsultra.com -Pemandangan tidak seperti biasanya ketika melintas di Jalan Wulele Kelurahan Bonggoeya Kecamatan Wua-wua Kota Kendari. Hampir sepanjang bahu jalan terdapat sampah yang berserakan.
Sejumlah pengguna jalan yang melintas di depan kantor Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Tenggara (Sultra) itu, baik pejalan kaki maupun pemakai kendaraan merasa tidak nyaman, karena bau menyengat dari tumpukan sampah tersebut.
Sampah organik dan anorganik terdapat di tempat pembuangan sampah. Sampah ini merupakan hasil masyarakat setempat dengan membuang tidak teratur menggunakan kantung plastik dan karung.
Salah seorang warga setempat Haris mengatakan, sampah yang ada itu sudah beberapa hari ini belum juga di bersihkan, biasanya setiap pagi ada yang mebersihkan dari Dinas Kebersihan. Namun saat ini belum ada.
“Kemarin dulu saya lewat belum banyak, tapi tadi pagi saya lewat sudah banyak sampah yang tercecer di jalan bahkan sudah mulai menumpuk,” kata Haris, Senin, 26 Mei 2018.
Selain bercecer di jalan, sambung dia, kondisi sampah sangat kotor dan menimbulkan bau yang menyengat ketika melintas di jalan tersebut.
“Apalagi sesudah turun hujan kalau kita lewat disitu jalannya sangat kotor, dan sangat bau,” ungkapnya.
Sementata warga lain Hafid mengungkapkan, keberadaan sampah itu sudah beberapa hari yang lalu. Namun sampai hari ini belum ada juga yang datang untuk membersihkannya.
“Kalau saya melintas pagi dan sore biasanya ada petugas kebersihan dengan mobil treknya datang membersihkannya dan mengangkut, tapi kali ini belum ada,” kata.
Ia berharap kepada instansi yang menangani sampah untuk secepatnya mengangkut sampah yang sudah mulai berceceran di bahu jalan, sebelum volume sampah akan terus bertambah.
“Saya harap kepada pemerintah agar secepatnya membersihkannya. Kalau sampah ini dibiarkan akan terus bertambah karena masyarakat disini hanya di situ tempat membuang sampah,” harapnya.
Reporter : Haerun




