
Kendari, Inilahsultra.com– Suasana ruang Rapat Pengendalian Pelaksanaan Pembangunan digelar Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) di Hotel Clarion, Kamis 31 Mei 2017 mendadak gaduh. Ini lantaran aksi girang Aparat Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemprov Sultra begitu mendengar langsung kabar pengumuman pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji 13 oleh PJ Sekda Sultra, Hj Isma.
Kegiatan dihadiri perwakilan Bupati/Walikota 17 Kabupaten Kota Se-Sultra sejatinya memasuki sesi akhir alias penutup. Namun, atmosfir ruang rapat berubah seketika begitu Hj Isma yang merangkap Kepala BPKAD Sultra memberi jadwal dan rincian THR dan Gaji 13 diterima ASN jelang lebaran.
“Apa komponen yang akan diterima ASN, gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, tunjangan umum dan tambahan penghasilan pegawai (TPP),” kata Isma.
Uraian Isma mengenai double gaji diperoleh ASN Pemprov Sultra bulan Juni ini langsung disambut riuh tepuk tangan dan teriaknya hore dari pegawai yang hadir di forum tersebut.
“Besaran tambahannya sama dengan Mei dan diharuskan dibayarkan di awal Juni. karena awal Juni kena tanggal merah jadi paling lambat dibayar tanggal 4 Juni,” rinci Isma membeber deadline pembayaran THR.


Sementara THR dibayar awal Juni, gaji 13 akan dibayarkan pada periode awal Juli.
Pemaparan Isma ini lagi-lagi disahuti applause dari ratusan ASN yang hadir memadati Rapat Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan. Suasana rapat yang semula hening pun berubah ramai.
Lebaran tahun ini memang bak durian runtuh bagi Aparat Sipil Negara (ASN). Bagaimana tidak, Menteri Keuangaan telah menerbitkan regulasi terkait double gaji yakni THR dan Gaji 13 bagi ASN menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Besaran THR atau gaji 14 dan Gaji 13 diterima pegawai sipil jumlahnya sama. Ini mencakup gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, tunjangan umum dan TPP.
Khusus bagi anggota DPRD, Pembayaran gaji 13 dan 14 minus tunjangan perumahan dan tunjangan komunikasi.
“Ada yang tanya Ketua DPRD Sultra tadi kalau dewan masuk juga tunjangan perumahan dan tunjangan komunikasi? Tidak ada itu,” tegas Isma.
Reporter : Siti Marlina
Editor : Aso




