
Baubau, Inilahsultra.com – Pengusutan kasus pembangunan gedung Bappeda Kota Baubau terus berlanjut. Sejauh ini, tim Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau telah memeriksa delapan orang pihak terkait pada proyek yang menelan anggaran sekira Rp 4 miliar itu.
Teranyar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset dan Pendapatan Daerah (BPKAPD) Kota Baubau, Abdul Fatar, diperiksa tim Jaksa Kejari Baubau, Senin 4 Juni 2018. Abdul Fatar diperiksa sekira pukul 09.00 wita hingga pukul 13.30 wita.
Sayangnya, saat dikonfirmasi ketika keluar dari ruang pemeriksaan, Abdul Fatar membantah bahwa dirinya diperiksa jaksa terkait kasus pembangunan gedung Bappeda.
“Saya hanya silaturahmi saja. Kita kan harus ada komunikasi,” singkatnya.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Baubau, La Ode Rubiani menuturkan, Abdul Fatar dipanggil ke Kejari masih terkait kasus pembangunan gedung Bappeda Baubau.
“Untuk mengkonfirmasi tindak lanjut denda keterlambatan dan jaminan pelaksanaan proyek itu. Karena itu saling berkaitan dengan BPKAPD,” tuturnya.
Keterkaitan yang dimaksud, lanjut Rubiani, adanya dokumen yang masuk ke BPKAPD mengenai denda keterlambatan suatu kegiatan pengadaan barang dan jasa dan ada jaminan pelaksanaan yang belum ditagih.
“Pasti tindaklanjutnya ke sana (BPKAPD). Jadi yang kita konfirmasi seputaran itu,” tandasnya.
Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din




