Tie Saranani Gugat KPU Sultra

437

Titing Suryana Saranani. (Facebook Tie Saranani) 

Kendari, Inilahsultra.com – Titing Suryana Saranani atau lebih mentereng bernama Tie Saranani, menggugat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

- Advertisement -

Pengajuan gugatan terhadap KPU Sultra ini terkait dengan keputusan lembaga tersebut yang menyatakan dirinya tidak lolos tahapan verifikasi faktual bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan (dapil) Sultra.

Dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya, Tie menjawab singkat bahwa telah mensengketakan keputusan KPU itu.

                       

“Sudah,” singkat Tie ikhwal pengajuan gugatannya ke Bawaslu Sultra.

Tie mengaku, menggugat KPU Sultra karena ia menilai jumlah syarat dukungannya tiba-tiba berkurang di tingkat provinsi. Padahal, di tingkat kabupaten, syarat dukungan yang diajukan minimal 2 ribu ditambah jumlah dukungan hasil perbaikan.

Terkait gugatan Tie, Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu mengaku telah menerima gugatan Tie Saranani pada Kamis pekan lalu. Hanya saja, kata Hamiruddin, masih ada berkas yang belum dimasukkan oleh yang bersangkutan.

“Masih ada berkas yang belum lengkap terkait keputusan KPU yang menyatakan dirinya tidak lolos,” ungkap Hamiruddin dihubungi melalui telepon selulernya, Senin 3 Mei 2018.

Hamiruddin menyebut, Tie diberikan waktu selama tiga hari kerja untuk kembali memperbaiki berkas gugatannya, paling lambat Selasa besok.

“Sebenarnya hari ini janjinya dia mau bawakan. Kita tunggu saja sampai besok,” ujarnya.

Mantan Ketua Panwaslu Wakatobi ini menjelaskan, bila seluruh berkas gugatan Tie sudah lengkap, maka Bawaslu Sultra akan membuka meja sengketa antara Tie dan KPU Sultra.

“Nanti setelah berkas rampung kita akan siapkan ruang sengketa,” tuturnya.

Di tempat terpisah, Ketua KPU Sultra Abdul Natsir Moethalib mengaku, siap menghadapi gugatan Tie.

Baca Juga :  Buka Pemilu Run, Ketua KPU Sultra : Ayo Sukseskan Pemilu

“Prinsipnya KPU siap menghadapi gugatan dimaksud,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang mengkonsolidasikan data terkait calon yang bersangkutan khususnya pada saat penyerahan dukungan hasil perbaikan, proses litmin (penelitian administrasi) dukungan, bukti-bukti dan saksi jika diperlukan.

“Terkait dengan keputusan kami tidak meloloskan yang bersangkutan tentu kami akan pertanggungjawabkan, kami mengapresiasi permohonan sengketa yang diajukan bacalon DPD yang merasa dirugikan dan menjadi hak bacalon. Di sisi lain sebagai penyelenggara tentu kami selalu menyiapkan diri untuk membuktikan bahwa keputusan yang kami ambil akan kami pertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...