
La Ode Rahmat Apiti
Kendari, Inilahsultra.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra dinilai mengobral rekomendasi hingga berdampak pada pemungutan suara ulang (PSU) di 41 TPS se-Sultra.
Tudingan itu datang dari Direktur AMAN Center La Ode Rahmat Apiti. Menurutnya, PSU yang digelar besok merupakan prestasi terhebat Bawaslu mengeluarkan rekomendasi masal dan layak masuk rekor MURI.
“Kita berharap PSU yang akan digelar besok berjalan sesuai skenario. Biarkan PSU berjalan sesuai mekanisme tapi dengan kondisi ini AMAN Center tetap memantau perkembangan di lapangan,” katanya, Sabtu 30 Juni 2018.
Menurutnya, PSU ini seperti barang obralan di pasar. PSU tidak akan terjadi bila penyelenggara cerdas dan tidak merangkap jadi tim paslon.
“Hasil penelusuran kami beberapa TPS yang PSU bermain mata dengan tim paslon,” tudingnya.
Ia mengaku, nanti akan membeberkan nama-nama yang bermain dengan tim paslon lain.
“Ini kejahatan demokrasi dan mau membajak kemenangan AMAN,” katanya.
Bawaslu dan KPU, kata dia, baiknya tidak saling melempar tanggung jawab. Bila itu terjadi, itu menandakan ada problem antara dua lembaga tersebut.
“Sehingga di lapangan kacau akibat ulah KPPS dan Panwascam. AMAN Center berharap tidak ada lagi kelalaian penyelenggara. Penyelenggara jangan lagi bermain-main dengan kondisi ini karena situasi bisa berubah bila teman-teman selalu mempertontonkan hal yang akrobatik,” tuturnya.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




