Pemilu 2019, PPK dan PPS di Sultra Harus “Kocok” Ulang

1490
Nur Arduk

Kendari, Inilahsultra.com – Banyaknya masalah pada penyelenggara tingkat bawah, publik mendorong agar dilakukan seleksi ulang untuk PPK dan PPS pada Pilcaleg dan Pilpres 2019 mendatang.

Aktivis Gerak Sultra Nur Arduk mengaku, penyelenggara di tingkat bawah perlu “dikocok” ulang agar tidak ada masalah kemudian hari.

- Advertisement -

“Ini perlu dilakukan seleksi ulang. Sebab, masalah yang terjadi tidak luput dari kapasitas penyelenggara di bawah,” katanya beberapa waktu lalu.

Arduk mencontohkan. Pemungutan suara ulang (PSU) di 42 TPS Pilgub Sultra beberapa waktu lalu, merupakan salah satu contoh ketidakmampuan dan ketidakpahaman penyelenggara di bawah.

“Saya kira mereka sudah dibimtek. Tapi kenapa ada kesalahan lagi? Ini harusnya dievaluasi oleh KPU. Jangan pakai lagi penyelenggara seperti itu,” ujarnya.

Menurutnya, kapasitas penyelenggara di bawah akan turut menentukan nasib pemilu. Sebab, kapasitas memiliki korelasi dengan konsekuensi penggunaan anggaran.

“Masa hanya minimnya pengetahuan penyelenggara kita harus korbankan uang negara hingga miliaran. Jika, mereka pintar, pasti tidak jadi PSU dan tidak jadi keluar anggaran negara,” paparnya.

Ia menyebut, rekruitmen baru penyelenggara di tingkat bawah ini menjadi salah satu bentuk reformasi di tingkat KPU.

Setiap penyelenggara yang dinilai kinerjanya tidak maksimal, maka harus diganti dengan orang baru.

“Masa sudah lama jadi penyelenggara, masih salah juga. Ini perlu dipertimbangkan oleh KPU. Jangan mempertahankan penyelenggara yang minim pengetahuan,” tekannya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...