Pemda Wajib Berikan Layanan Dasar Pendidikan Masyarakat

Sosialisasi yang digelar Diknas Buton.
Bacakan

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Pemerintah daerah (Pemda) wajib memberikan layanan dasar bagi masyarakat. Layanan dasar yang dimaksud adalah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan pendidikan masyarakat (Dikmas).

Kewajiban memberikan layanan dasar tersebut sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 30 Tahun 2017 tentang pelibatan keluarga pada penyelengaraan pendidikan.

-Advertisement-

Hal itu terungkap dalam sosialiasi kegiatan pendidikan keluarga yang digelar Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Buton pekan lalu.

Ketua panitia kegiatan, Hj Nurjannah mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman kepala satuan pendidikan, pengawas atau pendidik lain yang belum pernah mengikuti kegiatan bimbingan teknis (Bintek) penyelenggaraan pendidikan keluarga.

Dia menyebutkan, peserta dalam kegiatan tersebut sebanyak 106 orang terdiri dari Pendidik 1 orang, Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) 2 orang, Kepala SMP 18 orang Kepala SD 23 orang, Kepala TK 62 orang.

Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Buton, Nanang Lakaungge menjelaskan, latar belakang pendidikan keluarga dalam kegiatan ini untuk mewujudkan generasi emas 2045 mendatang. Pasalnya keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peranan sangat penting.

“Selama ini, tanpa disadari sesungguhnya yang kita lakukan adalah tugas bagaimana kita mulai menciptakan generasi yang di harapkan untuk generasi ditahun 2045 itu nanti,” ujar nanang.

Perkembangan anak, jelas Nanang, dipengaruhi pola asuh keluarga, lingkungan masyarakat dan satuan pendidikan. Makanya, kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat di harapkan menjadi salah satu langkah strategi untuk mendukung perkembangan anak secara optimal.

Nanang menegaskan, peran dan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton melalui Diknas adalah melakukan kerja sama dengan Dirjen PAUD dan Dikmas untuk melaksanakan bimbingan teknis penyelengaraan pendidikan keluarga.

Direktorat PAUD dan Dikmas Pembinaan Keluargan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Warisno menjelaskan, pendidikan keluarga merupakan salah satu unit baru yang dibentuk sejak tahun 2015 lalu.

Dalam pendidikan keluarga, Dirjen PAUD dan Dikmas sengaja melibatkan SD, SMP dan SMA. Pasalnya dalam pendidikan keluarga, orang tua berada pada jalur yang menghubungkan dengan pihak pendidikan. Baik di tingkat PAUD, SD, SMP dan SMA.

“Makanya jangan heran Dirjen PAUD dan Dikmas tapi kok ada SD, SMP, SMA juga dilibatkan. Kenapa ? pendidikan keluarga ini menyasar orang tua khususnya orang tua yang masih punya anak mulai dari PAUD SD, SMP, SMA karena orang tua ini ada di jalur yang ada hubungannya dengan sekolah,” paparnya.

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania
Editor: Din

Facebook Comments