
Sekretaris Dinas Kesehatan Mubar
Laworo, Inilahsultra.com – Tahun ini, Dinas Kesehatan Muna Barat bakal mengakreditasi enam pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).
Enam puskesmas itu adalah Puskesmas Berangka, Marobea, Lailangga, Sidamangura, Guali dan Kombikuno.
Sekertaris Dinkes Mubar LM Ashar mengatakan, tahun lalu telah mengakreditasi dua puskesmas yaitu Puskesmas Wuna dan Puskesmas Tiworo.
“Kita targetkan di Muna Barat akan akreditasi sebanyak 15 puskesmas, tapi untuk tahun ini kita usahakan enam dulu,” katanya, Rabu 18 Juli 2018.
Untuk tujuh puskesmas lainnya, yakni Kampobalano, Tikep, Tondasi, Tiworo Selatan, Lawa dan Maginti akan diakreditaskan 2019 nanti.
“Mudah-mudahan semua puskesmas yang di Mubar bisa terakreditasi semua,” harapnya.
Ia menyebut, enam puskesmas, pihaknya sudah menyiapkan lima pendamping untuk memantau apakah bisa terakreditas atau tidak.
Beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam pengkreditasian adalah admistrasi, UKP dan UKM di masing-masing puskesmas.
“Jadi lima tim ini tiap minggu akan memantau dan melihat keadaan dan situasi puskesmas dan studi banding rencananya bulan 8 dan akan di tempatkan di Kendari tepatnya di Puskesmas Puuwatu,” bebernya.
Dia mengaku, masing-masing puskesmas yang sudah terakreditasi akan mendatangkan dokter melalui nusantara sehat perorangan, dokter spesialis ahli kandungan dan penyakit dalam.
Untuk itu Dinkes Mubar mengusulkan ke Kementerian Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan ( BPPSDM), paling banyak 15 dokter dan paling sedikit 6 dokter.
“Rencanayanya besok Kepala Dinas Kesehatan Mubar akan berangkat menemui BPPSDM untuk meminta dokter yang akan ditempatkan di masing-masing puskesmas,” pungkasnya
Merujuk Permenkes Nomor 75 tahun 2014, setiap puskesmas harus punya dokter. Dalam Ketenagaanya harus ada dokter layanan primer, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kerja kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, ahli teknologi laboratorium medik, tenaga gizi, tenaga kefarmasian, tenaga admistrasi, pekaria.
Dia juga menyebut untuk dokter spesialais memiliki gaji Rp 25 juta perbulan, sedang dokter umum Rp 7.500.000 tiap bulan.
“Tahun 2017, dokter umum di Mubar digaji Rp 5.000.000 tiap bulan. Jadi tahun ini bertambah Rp 2.500.000 untuk gaji yang masuk di rekening mereka,” pungkasnya.
Penulis : Muh Nur Alim
Editor : La Ode Pandi Sartiman




