
Kendari, Inilahsultra.com– AJI Indonesia bekerjasama dengan Google News Initiative dan Internews akan menyelenggarakan rangkaian training untuk jurnalis di berbagai daerah di Indonesia. Termasuk di Sultra, perusahaan raksasa teknologi dunia ini memperkenalkan sejumlah tools memerangi masifnya penyebaran hoax di jagad maya.
Training digelar sejak Sabtu 21 Juli 2018 melibatkan perwakilan jurnalis dari berbagai media massa cetak, online, radio dan TV se-Sultra. Training ini fokus mengasah keterampilan peserta untuk memanfaatkan sejumlah tools di internet guna melakukan verifikasi online atas beragam informasi yang tidak jelas kebenarannya yang banyak beredar di dunia maya (false news, fake news, hoax).
Trainer Google, Rahmat Hardiansyah dan Ketua AJI Kendari, Zainal Ishaq mengatakan bukan hanya masyarakat umum, jurnalis rentan terpapar hoax.
Inilah mengapa, AJI Kendari dan Internasional perlu memperkenalkan lebih dalam berbagai alat dimiliki Google News Lab dalam proses verifikasi data atau berita.
Selama dua hari, peserta dibekali beberapa materi yang bersifat teknis mengenai kebersihan data digital (digital hygiene), analisa dasar atas informasi, pencarian dan penelusuran data, serta beragam tools yang bisa digunakan untuk melakukan investigasi secara online.
“Melalui pelatihan ini jurnalis di Sultra diharapkan dapat memanfaatkan berbagai jenis tools bermanfaat tersebut dalam kerja jurnalistiknya. Tidak ikut terpancing menyebarkan berita hoax,” ujar Zainal Ishaq.
Pelatihan bertema “Google News Initiative Training Network” menyasar 16 Kota di Indonesia. Masing-masing Jakarta (10-11 Februari 2018), Lampung (16-17 Februari 2018), Denpasar (3-4 Maret 2018), Bandung (10-11 Maret 2018), Semarang (24-25 Maret 2018), Medan (7-8 April 2018), Pontianak (14-15 April 2018), Makassar (21-22 April 2018), Surabaya (28-29 April 2018), Ambon (12-13 Mei 2018), Kupang (19-20 Mei 2018), Jayapura (26-27 Mei 2018), Palembang (30 Jun – 1 Jul 2018, Kendari (21-22 Juli 2018, Jakarta (28-29 Juli 2018) dan Pekanbaru, Riau (4-5 Agustus 2018).
Sebelumnya, Jumat 20 Juli 2018 AJI Kendari turut menggaet sejumlah kalangan mahasiswa di Kendari dalam rangka identifikasi dan perang melawan hoax di dunia maya. Halfday Basic Workshop bertajuk “Hoax Busting and Digital Hygiene” berlangsung di Gedung Islamic Centre Universitas Muhammadiyah Kendari.
Reporter : Siti Marlina
Editor : Aso




