
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban kapal tabrakan. (Foto Humas SAR Kendari)
Kendari, Inilahsultra.com – Satu orang korban kapal tabrakan di Perairan Wawonii, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi telah meninggal dunia.
Korban yang diketahui bernama Fattahul Fiqo itu merupakan salah seorang kru kapal KM Bunga Melati 79 yang saat ini telah tenggelam.
Humas Search And Rescue (SAR) Kendari Wahyudi mengaku, pada pukul 05.00 WITA tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi H2 terhadap satu orang ABK yang hilang dalam kecelakaan laut, tabrakan antara KM Buana Express 10 dengan KM Bunga Melati 79 di Perairan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan.
Dalam proses pencarian itu, unsur yang terlibat di lapangan adalah KPLP, Polairud Polda Sultra, agen pelayaran, pencinta alam Kendari dan masyarakat nelayan sekitar.
Dengan turunnya seluruh tim ini, akhirnya pencarian korban membuahkan hasil.
Sekira pukul 11.15 WITA pada koordinat 04 10’ 518”S – 122 55’ 362”E korban diketemukan dalam kondisi tak bernyawa di sekitar kejadian tabrakan.
“Dan saat ini korban dibawa menuju Pelabuhan Bungkutoko Kendari,” katanya, Sabtu 21 Juli 2018.
Diberitakan, dua kapal bertabrakan di sekitar Perairan Wawonii sekira pukul 07.30 WITA, Jumat 20 Juli 2018.
Humas Search And Rescue (SAR) Kendari Wahyudi mengaku, pihaknya mendapatkan laporan dari Hamid, Nakhoda KNP 370 KSOP Kendari bahwa pada pukul 07.30 WITA telah terjadi kecelakaan pelayaran.
Dua kapal yang tabrakan itu adalah TB Buana Express 10 dengan jumlah penumpang 10 orang kru dan KM Bunga Melati 79 berawak 17 orang.
Kapal TB Buana Express memiliki rute Kabaena-Morowali dan ditabrak oleh KM Bunga Melati 79 rute Tanjung Bakau-Luwuk di sekitar di perairan Pulau Wawonii pada titik koordinat 04 11’ 350” – 122 55’ 297”E.
Di lokasi kejadian, tim SAR gabungan mengevakuasi korban sebanyak 16 orang kru KM Bunga Melati 79, sebanyak 12 orang dievakuasi ke Pelabuhan Bungkutoko, 4 orang dievakuasi ke Pelabuhan Morosi.
“Posisi kapal TB Buana Express 10 sudah sandar di pelabuhan bungkutoko sedangkan KM Bunga Melati 79 tenggelam di koordinat 04 11’ 350”S – 122 55’ 297”E,” bebernya.
Hingga pukul 19.00 WITA, pencarian terhadap satu orang kru kapal KM Bunga Melati 79 masih nihil.
“Operasi SAR dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi bersama unsur terkait pada pukul 05.30 WITA,” tuturnya.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




