Tolak Perusahaan Tebu, DPRD Mubar Datangi Kantor Dishut Sultra

614

Rapat pertemuan antara DPRD Muna Barat dan Dishut Sultra terkait penurunan status lahan untuk perkebunan tebu di Muna Barat. (Foto Istimewa) 

Kendari, Inilahsultra.com – Sejumlah anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna Barat mendatangi Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sultra, Selasa 24 Juli 2018.

- Advertisement -

Kedatangan mereka terkait dengan penolakan atas hadirnya investasi perkebunan tebu di Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat.

Anggota DPRD Komisi I La Ode Koso mengatakan, kedatangan mereka meminta Dishut Sultra agar bisa membukakan jalan untuk bisa berkomunikasi dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Dishut Sultra bersiap untuk memfasilitasi kami untuk komunikasi langsung dengan Kementrian terkait lahan area peruntukan lain (APL) yang diberikan oleh perusahaan,” katanya saat ditemui usai pertemuan dengan Dishut Sultra.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Mubar La Ode Amin menyebut, pertemuan kali ini hanya meneruskan aspirasi masyarakat yang menolak kehadiran pabrik gula tersebut.

“Kami sebagai perwakilan masyarakat akan melakukan terus konsultasi sehubungan dengan status lahan yang telah ditetapkan sebagai APL yang diturunkan statusnya menjadi hutan produksi konveksi (HPK),” jelas La Ode Amin di kantor Dishut Sultra.

Pertemuan saat ini, sambung dia, Kadishut Sultra telah siap dan bersepakat akan membantu aspirasi masyarakat untuk ditindaklanjuti sampai di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Anggota Fraksi PKB ini menyebut, masyarakat menginginkan rapat dengar pendapat antara DPRD dan perwakikan pemerintah yang menangani khusus tentang penanaman modal perusahaan.

“Supaya ada komunikasi untuk mencari solusi terkait status kawasan tersebut. Saat ini masyarakat selalu bertanya-tanya kepada kami DPRD dengan keberadaan perusahaan untuk meminta kejelasan dari pemerintah dengan keberadaan pabrik gula tersebut. Maka dari itu kami sebagai wakil rakyat akan selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tutupnya.

Kadis Kehutanan Sultra Subandriyo mengaku, siap untuk membantu aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung anggota DPRD Mubar terkait lahan APL yang diperuntuhkan pembangunan pabrik gula.

Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...