Kenang Brigadir Sanusi, Polres Buton Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Polres Buton mengibarkan bendera setengah tiang untuk mengenang Almarhun Brigadir Sanusi yang tewas terkena peluru nyasar milik Kapolsek saat mengamankan tawuran antarpelajar, Selasa 31 Juli 2018.

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Mengenang Brigadir Sanusi, personel Polsek Sampoabalo Kabupaten Buton yang tewas saat menjalankan tugas pengamanan tawuran antar siswa di SMAN 2 Siontapina, Selasa 31 Juli 2018, Polres Buton mengibarkan bendera setengah tiang selama seminggu.

Brigadir Sanusi gugur terkena peluru nyasar sang Kapolsek, saat membubarkan para siswa yang terlibat tawuran.

“Ini adalah bentuk rasa duka kami atas kehilangan salah satu personel terbaik kami yaitu Brigadir Sanusi yang gugur dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” tutur Kapolres Buton AKBP Andi Herman.

-Advertisement-

Kata dia, pengorbanan Brigadir Sanusi mendapat apresiasi. Almarhum adalah pahlawan bagi Polri yang mendedikasikan seluruh jiwa dan raganya bagi bangsa dan negara.

“Kepergian almarhum menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga besar Polres Buton. Namun sebagai manusia biasa kita harus menyadari bahwa jodoh, rezeki dan maut sudah diatur oleh yang maha kuasa,” ujarnya.

Brigadir Sanusi merupakan lulusan Pendidikan Pembentukan Bintara angkatan XXX tahun 2007 gelombang I. Dia dikenal baik dan suka humor.

Rekan almarhum, Brigadir Azwar Salazar mengatakan, sosok Brigadir Sanusi adalah orang yang setia kawan.

“Dia itu tipe orang yang mau berbagi suka maupun duka dengan rekan-rekannya,” kenang Azwar.

Hal yang sama dikemukakan Brigadir La Ode Risman. Menurut dia, almarhum merupakan tipe orang yang humoris. Dia juga tak sungkan menyapa orang terlebih dahulu.

Begitu juga rekan seangkatan almarhum lainnya. Sosok Sanusi menyimpan banyak kenangan.

“Kalau kami meminta bantuan, dia selalu berusaha untuk memenuhinya,” kenang Brigadir Diandra.

Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania

Facebook Comments