Bukannya ke Partai, Anggota DPRD Mubar Menyampaikan Mundur ke Kepala RK

784
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ada hal yang lucu di Kabupaten Muna Barat. Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat menyampaikan mundur dari dewan ke Kepala Rukun Keluarga (RK), bukan ke partai politik.

Ketiga anggota dewan itu adalah Ketua DPRD Mubar Munarti dan dua anggota lainnya, Amiluddin dan Abdul Samad.

- Advertisement -

Ketiganya menyatakan mundur dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan berlabuh ke NasDem untuk maju Pilcaleg 2019.

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 dan petunjuk teknis KPU, anggota dewan yang diusung oleh partai berbeda di Pilcaleg 2019, maka harus mundur dari partai yang mengusungnya pada Pilcaleg 2014 lalu.

Setidaknya, ada empat syarat pencalonan yang harus mereka penuhi.

Yakni, surat pengunduran diri dari DPRD yang ditunjukan kepada pimpinan DPRD, bukti tanda terima dari pimpinan DPRD, surat keterangan dari pimpinan DPRD bahwa pemberhentian sedang diproses, serta surat pengunduran diri dari keanggotaan partai yang dibuktikan dengan tanda terima.

Sayang, surat pengunduran diri dari partai malah disampaikan ke kepala RK Desa Sawerigadi Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat atas nama Sulaiman.

Otomatis, bukti tanda terima pengunduran diri dari partai diteken oleh sang Kepala RK.

Hal ini pun diakui oleh Ketua Bappilu DPD PAN Muna Barat La Harisu.

“Yang terima itu Sulaiman. Dia ini Kepala RK di Sawerigadi. Dia bukan pengurus PAN Muna Barat. Kan aneh mereka mengajukan mundur kepada kepala RK,” ungkap La Harisu.

Masalah ini, kata dia, sudah diproses di Panwaslu Muna Barat. Pengurus PAN juga sudah memberikan keterangan akan hal itu.

“Setelah kami telusuri bersama, ternyata kepala RK yang terima,” tuturnya.

Ia mengaku, partai tidak pernah menutup ruang dengan ketiga anggota dewan itu untuk mundur. Sebab, ketiganya juga sudah akan diganti.

Hanya, yang disoal oleh PAN adalah mereka mendapatkan bukti tanda terima pengunduran diri dari partai kepada kepala RK.

“Kita tidak pernah tahan pengunduran diri mereka. Mereka ini kan mengurus pengunduran diri nanti terakhir masa perbaikan, 31 Juli 2018,” bebernya.

Sampai saat ini, kata dia, PAN belum menerima atau meneken bukti tanda terima pengunduran diri ketiga anggota dewan itu.

Bila di KPU, NasDem telah mengklaim bahwa syarat tersebut sudah dipenuhi, maka PAN menyatakan belum.

“Sebab, bukan kami yang terima. Yang terima kepala RK,” ujarnya.

Bila kepala RK yang terima, kata dia, maka syarat pencalonan yang diserahkan ketiga anggota dewan ke KPU tidak sah.

“Sekarang sudah diproses di panwas. Nanti kan masa verifikasi berkas sampai 7 Agustus. Kita lihat saja nanti,” tuturnya.

Terkait hal ini, Muniarti dan Abdul Samad beberapa kali dihubungi melalui telepon selulernya tidak mengangkatnya. Sedangkan Alimuddin dihubungi telepon selulernya sedang tidak aktif.

Sebelumnya, DPD NasDem dan KPU Mubar menyatakan berkas syarat pencalonan ketiganya sudah terpenuhi semua. Termasuk, tanda terima telah mengundurkan diri dari partai.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...