Akibat Isu di Medsos, Tiga Sekolah di Mubar Tolak Vaksin Rubela

456
 

Laworo, Inilahsultra.com – Isu di media sosial (medsos) yang menunjukkan dampak vaksin campak dan rubela membuat beberapa sekolah di Muna Barat menolak siswanya untuk divaksin.

Setidaknya, ada tiga sekolah yang menolak siswanya divaksin. Yakni, SMP 2 Barangka, SD 8 Barangka dan SD 5 Barangka.

- Advertisement -

“Alasanya (menolak), karena banyak berita yang tersebar di media sosial terkait gagalnya pada saat diberikan imunisasi campak dan rubela,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Muna Barat Hidayat, Senin 6 Agustus 2018.

Ia mengimbau agar masyarakat Muna Barat agar tak resah dengan informasi yang beredar di media sosial.

“Sebab, tidak mungkin kita melukai generasi muda hari ini, karna tujuanya untuk menyehatkan dan memberikan kekebalan tubuh terhadap anak,” ujarnya

“Tidak mungkin pemerintah berbuat sesuatu yang membuat masyaraktnya cacat,” tambahnya.

Ia mengaku, pihaknya telah mendistribusikan vaksin campak dan rubela di beberapa tempat.

Pemberian vaksin ini dikhususkan untuk anak berusia 9 bulan sampai 15 tahun.

Pada tahun ini, pihaknya menargetkan sebanyak 25.000 orang anak sekolah yang tersebar di sebelas kecamatan untuk diberikan vaksin campak dan rubela.

“Untuk Agustus ini kita fokuskan pemberiannya kepada anak-anak sekolah yakni mulai dari PAUD, SD sampai SMP sederajat,” bebernya.

Hidayat menyebut, pada Agustus ini, vaksin diperuntukan anak sekolah. Pada September, baru akan dilayani pada pos pelayanan terpadu (posyandu) dan puskesmas.

“Jadi dari data yang masuk 19.000, yang sudah diselesaikan, sudah sebanyak 3000 orang,” tuturnya.

Penulis : Muh Nur Alim
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...