Beberapa Bacalegnya Dicoret KPU, Partai Berkarya Kota Kendari Protes

359
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kota Kendari, Suleha Andi Bahar memprotes pernyataan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari Jumwal Saleh, bahwa semua bacaleg Partai Berkarya di dapil II Kendari-Kendari Barat dicoret.

Ia mempertanyakan dasar Ketua KPU Kota Kendari itu menyatakan KPU telah mencoret bacaleg di dapil II Kendari-Kendari Barat Partai Berkarya.

- Advertisement -

“Saya kaget membaca berita bahwa semua caleg Partai Berkarya dapil II Kendari-Kendari Barat dicoret. Sepengetahuan saya yang diusulkan di KPU tidak ada yang bermasalah, dan tidak ada satu pun yang dicoret,” kata Suleha Andi Bahar, di kantor Partai Berkarya Kota Kendari, Selasa 7 Agustus 2018.

Ia mengaku, dirinya mengawal seluruh berkas bacaleg pada malam terakhir pendaftaran, 17 Juli 2018.

Memang, kata dia, ada satu dapil yang kosong yaitu dapil III Abeli-Poasia tapi kekosongan itu tidak dicoret oleh KPU, melainkan partai sendiri yang tidak mengusulkan.

“Di dapil III kita kosong karena dari tiga bacaleganya ada perempuan tidak menyetorkan berkasnya dan saya tahu itu tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak diusulkan ke KPU. Jadi tidak dicoret, tapi tidak diusulkan,” jelasnya.

Dari semua dapil itu, sambung Suleha, semua berkas bacaleg telah memenuhi syarat

“Saya tidak tahu dari mana ketua KPU Kota Kendari mengambil data dengan mengatakan semua bacaleg Partai Berkarya dapil II dicoret,” jelasnya.

Lanjut dia, pernyataan Ketua KPU Kota Kendari di beberapa media online sudah merugikan Partai Berkarya dan bacalegnya.

“Jelas pernyataan ketua KPU merugikan kami di Partai Berkarya, saya sudah telepon Ketua KPU tapi belum diangkat untuk mempertanyakan pernyataan yang dia sampaikan di media online,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Kendari Jumwal Saleh mengatakan, ada 7 kursi yang akan diperebutkan di dapil II DPRD Kota Kendari dan Partai Berkarya telah mendaftarkan 6 bacaleg dengan komposisi 4 caleg laki-laki dan 2 caleg perempuan.

“Kita berikan waktu untuk melakukan verifikasi berkas atau perbaikan sampai 31 Juli 2018, tapi caleg perempuan dari Partai Berkarya tidak mengembalikan berkas perbaikan dan akhirnya tidak memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan di dapil II,” kata Jumwal Saleh, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 7 Agustus 2018.

Ia mengaku, bukan hanya bacaleg perempuan, tapi ada beberapa berkas caleg laki-laki dari Partai Berkarya tidak memenuhi persayaratan untuk tampil di dapil II.

“Jadi semua caleg Partai Berkarya di dapil II tidak memenuhi persayaratan sehingga dinyatakan gugur dalam memperebutkan kursi DPRD Kota Kendari,” bebernya.

Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...