Alasan MK Tolak Gugatan Rusda-Sjafei

306
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi menolak gugatan pasangan Rusda Mahmud-LM Sjafei Kahar selaku pemohon sengketa Pilgub Sultra.

Sidang putusan sengketa Pilgub Sultra digelar Jumat 10 Agustus 2018 dan dihadiri oleh 9 hakim konstitusi yakni,
Dr. Anwar Usman, Prof. Dr. Aswanto, Prof. Dr. Maria Farida Indrati, Prof. Dr. Saldi Isra, Prof. Dr. Arief Hidayat, I Gede Palaguna, Wahiduddin Adam, Suhartoyo, dan Manahan Perdamean Sitompul.

-Advertise-

Kuasa hukum KPU Sultra, La Samiru mengaku, dengan tidak diterimanya permohonan pemohon maka perkara sengketa Pilgub telah berakhir.

“Karena putusan MK bersifat final (pertama dan terakhir),” ungkap La Samiru melalui pesan WhatsAppnya.

Sejak awal sidang di MK, kata dia, kuasa hukum termohon ini berkeyakinan dan optimistis yang tinggi jika permohonan pemohon tidak akan diterima oleh MK.

“Pada dasarnya kami sangat mengapresiasi putusan MK karena tetap berpegang teguh pada UU pilkada yakni pasal 158 ayat 1 huruf b UU 16 tahun 2016 dan PMK 5 tahun 2017 terkait ambang batas pengajuan permohonan,” jelasnya.

Selain itu, putusan MK tidak melenceng jauh dari jawaban KPU terkait kedudukan hukum pemohon (legal standing) yang tidak memenuhi syarat sebagai pemohon.

“Jauh melewati ambang batas yakni untuk wilayah Sultra masuk pada angka 1,5 %, sehingga Pemohon tidak memiliki kedudukan hukum,” jelasnya.

Menurut Mahkamah Konstitusi, selisih perolehan suara antara Pemohon dan pihak terkait adalah 137 ribu suara, sedangankan syarat untuk memenuhi kedudukan hukum sebagai pemohon seharusnya selisih suara berada pada angka 17 ribu suara.

“Olehnya itu permohonan lemohon tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard),” tuturnya.

Dua poin amar putusan Mahkamah Konstitusi pada sidang dismisal yakni menerima eksepsi termohon dan pihak terkait berkenaan dengan kedudukan hukum pemohon (legal standing).

Baca Juga :  Dibacok Bagian Leher, Warga Mubar Tewas

Kedua, permohonan lemohon tidak dapat diterima.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here