Iksan Ismail, Mantan Cawali Baubau Dicoret dari DCS Pileg 2019

1116
 

Kendari, Inilahsultra.com – Mantan Calon Wakil Wali Kota Baubau, Iksan Ismail dicoret dalam daftar calon sementara (DCS) Pileg 2019.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra telah menetapkan DCS Pileg 2019 untuk DPRD tingkat provinsi.

- Advertisement -

Ada beberapa yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dan akhirnya dicoret. Salah satunya, Iksan Ismail.

Iksan Ismail sebelumnya didaftarkan oleh Partai Gerindra di daerah pemilihan (dapil) Sultra IV meliputi, Baubau, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah dan Wakatobi.

Namun belakangan, Iksan menarik diri dari Gerindra dan diusulkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Namun, langkah tersebut dinilai oleh KPU Sultra tidak boleh. Sebab, dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2018, bacaleg tidak boleh diusulkan dua kali oleh partai berbeda.

“Yang bersangkutan sudah diusulkan oleh Gerindra. Dalam PKPU tidak boleh,” ungkap anggota KPU Sultra Iwan Rompo Banne, Minggu 12 Agustus 2018.

Saat ditanyakan apakah yang bersangkutan dicoret, Iwan Rompo meminta agar jurnalis menunggu pengumuman.

“Kalau ada namanya, berarti bisa dan jika tidak ada namanya, berarti tidak bisa,” imbuhnya.

Saat dicek di laman resmi KPU Sultra tentang pengumuman DCS, nama Iksan Ismail tidak ada di dua partai dimaksud.

Untuk Gerindra, lengkap ditetapkan 10 bacaleg di dapil IV itu. Nama Iksan tidak ada dalam daftar tersebut.

Di PKB, nama mantan anggota DPRD Sultra itu juga tidak ada. Dari 10 kursi yang disiapkan, satu kursi PKB nomor 10 di dapil itu dikosongkan.

Bisa jadi, nomor yang kosong itu, adalah harusnya milik Iksan Ismail. Sebab, sebelumnya Iksan menyatakan masuk PKB di nomor buncit.

Menurut Iwan Rompo, dalam aturan dimaksud secara jelas menyatakan bahwa jika ada calon pengganti maka harus calon baru yang tidak pernah diusulkan partai politik di semua dapil.

“Kan yang bersangkutan mundur dari partai sebelumnya. Jadi tidak bisa diusulkan lagi oleh partai lain,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...