KPU Muna Tetapkan DCS, 8 Orang Dinyatakan TMS 

550
 

Raha, Inilahsultra.com– Dalam pengumuman penetapan Daftar Calon Sementara (DCS), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muna menyatakan 8 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari empat partai politik (Parpol), dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dari 430 yang mendaftarkan diri.

Ketua KPUD Kubais yang ditemui di ruangannya, Selasa, 14 Agustus 2018 mengungkapkan, setelah melakukan pleno menetapkan 322 DCS Bacaleg yang akan bertarung pada Pemilihan Caleg 2019 mendatang.

- Advertisement -

“Dari 430 yang mendaftar, 8 Bacaleg Tidak Memenuhi Syarat,” katanya.

Bacaleg yang dinyatakan TMS itu yakni, Rio Gaurana Ndeho dapil II dari PBB. Kemudian Partai Berkarya ada dua dapil, untuk di dapil V Andri Berkah dan Laode Imtihan, Dapil IV  Laode Muhammad Kurais Mumin, Sarwan Dirman, Muhammad Ilias Mumin, Waode Luhuria. Selanjutnya dari PPP dari dapil IV Ganefo, terakhir Muhammad Ikhlas dapil I dari PAN.

“Rio Gaurana Ndeho dinyatakan gugur karena tidak menyerahkan surat keterangan dari pengadilan hingga batas waktu yang telah ditentukan, sebelumnya telah dikonfirmasi yang disaksikan oleh pimpinan partai politiknya,” terangnya.

Sementara Andri Berkah dan Laode Imtihan dari partai Berkarya tidak diloloskan dalam DCS sebab tidak dapat melengkapi berkas hingga batas waktu yang ditentukan. Sedangkan Laode Muhammad Kurais Mumin, Sarwan Dirman, Muhammad Ilias Mumin, dan Waode Luhuria dapil IV dari partai Berkarya juga tidak melengkapi berkas, namun satu calonnya bernama Muhammad Naswar Setiawan masuk untuk menggantikan.

“Untuk dapil V, Berkarya tidak memiliki calon karena hanya dua calon itu yang diajukan sedangkan di dapil IV calonnya yang gugur digantikan dengan masuknya Muhammad Naswar Setiawan. Sementara Dari Dapil I, Muhammad Ikhlas yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) tidak dapat lolos karena masih berstatus sebagai nara pidana,” imbuhnya.

Status Muhammad Ikhlas, Kubais menegaskan berdasarkan surat pengadilan yang belum memberikan putusan untuk bebas, hanya sebatas keterangan. Dan itu juga pihak KPU telah melakukan klarifikasi terhadap pihak pihak terkait hingga didapat surat putusan yang menyatakan dia belum bebas murni, melainkan bebas bersyarat.

“Kerena ia (Muhammad Ikhlas)
belum bebas murni, melainkan bebas bersyarat sehingga dinyatakan TMS,”Tegasnya.

Masukan dan tanggapan masyarakat terhadap DCS mulai tanggal 12- 21 Agustus.

“Semua calon yang termasuk dalam DCS wajib menyerahkan surat pemberhentian dari tempat kerjanya sehari sebelum batas waktu yang ditentukan, yakni 19 September. Misalnya masih berstatus PNS, perangkat Desa atau karyawan BUMN,” harapnya.

Reporter : Iman

Editor      : Aso

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...