DJL Bantah Pensiundinikan Mantan Karyawannya

675
 

Kendari, Inilahsultra.com – General Manajer PT Damai Jaya Lestari (DJL), Rindu Sagala, menilai pernyataan Risma Purba sebagai mantan karyawan dipensiundinikan oleh perusahaan tidak benar.

“Bukan perusahaan yang memohon untuk memensiunkan dini Risma Purba, tapi Ibu Risma sendiri yang mengajukan surat pensiun dini,” kata Rindu Sagala di ruang kerjanya, Senin 20 Agustus 2018.

- Advertisement -

Dalam surat permohonan pensiun dini tersebut, kata Rindu Sagala, yang mengajukan surat itu Ibu Risma dengan bukti tanda tangan sendiri. Menurutnya, jika pihak perusahaan yang memohon dalam surat tersebut pasti akan ditanda tangani oleh Direktur utama PT Damai Jaya Lestari.

“Itu jelas dalam surat ibu Risma yang bertanda tangan, berarti dia sendiri yang mengajukan permohonan untuk pensiun dini,” jelasnya.

Jika Risma punya bukti kuat, Rindu Sagala memintanya untuk melaporkan atau mengajukan hal ini di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang menangani sengketa perusahaan dan mantan karyawan.

Sama halnya juga terkait pesangon yang dituntut Risma sebanyak Rp 500 juta. Perusahaan hanya bisa membayar Rp 50 juta. Bila keberatan, ia meminta Risma mempersoalkannya dengan melapor ke Nakertrans.

“Di situlah satu-satunya jalan terbaik yang menangani hubungan industrial antara perusahaan dengan karyawan, dan kalau sesuai undang-undang dikatakan Disnaker atau pengadilan bahwa PT Damai Jaya Lestari harus membayar, kita tetap membayar itu karena sudah keputusan pengadilan,” ungkapnya.

Rindu menyebut, dalam persoalan ini, belum pernah berkomunikasi dengan kuasa hukum Risma seperti diberitakan sebelumnya. .

“Sebagai pimpinan di sini saya tidak ada perjanjian dengan mereka, entah berkomunikasi dengan siapa. Apakah komunikasi pengacara antara pengacara kami di sini tidak tahu,” jelasnya.

Ia juga menyebut, tak ada hubungannya antara pengunduran diri Risma dengab penurunan peningkatan pendapatan masyarakat.

Ibu Risma pada saat memimpin pendapatan pemilik lahan dan tenaga kerja di kelapa sawit selalu meningkat dan tiba-tiba keluar Ibu Risma pendapat mereka menurun. Ini tidak benarlah, tidak ada kapasitas kita untuk mengurangi penghasilan atau pendapatan masyarakat di lapangan, apalagi mengurangi gaji orang itu tidak benar,” tutupnya.

Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...