Dugaan Tindakan Asusila Kades Labunti Terhadap Mahasiswa KKN Resmi Dilaporkan di Polres Muna

6306
Korban HS didampingi dosennya Muhammad Alifudin serta Sekretaris Desa La Sandima saat berada di ruang tunggu penyidik Polres Muna.

Raha, Inilahsultra.com– HS (21) seorang mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari terpaksa melaporkan oknum  Kepala Desa Labunti Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna, SM (inisial) di Polres Muna, Sabtu, 25 Agustus 2018 atas dugaan tindakan asusila.

HS sendiri merupakan mahasiswi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang ditempatkan di Posko Desa Labunti. HS mendatangi Polres Muna didampingi dosen pembimbingnya Muhammad Alifudin.

- Advertisement -

Berdasarkan pengakuan HS, awal kejadian tindakan asusila itu disaat dirinya baru saja keluar kamar mandi usai mandi di Posko KKN tepatnya di Balai Desa Labunti, Jum’at, 10 Agustus 2018 sekira pukul 10.00 Wita. Ia tiba-tiba dipanggil terlapor SM, lalu korban menjawab dengan mengatakan akan mengganti pakaian dulu.

Kemudian, korban menuju kamar,  ternyata SM sudah berada tepat di depan pintu masuk kamar. Disaat itu, terlapor langsung memegang kedua bahu korban dengan muka berdekatan.

Mendapat perlakuan seperti itu, korban berusaha masuk kamar.

Anggota BPD Labunti Harianto yang ikut mengawal kasus ini ketika ditemui di Polres Muna mengatakan, akan terus melakukan pengawalan atas kasus dugaan tindakan asusila itu. Pasalnya, menurut dia jika benar apa yang dilakukan oknum kades tersebut, sudah sangat mencoreng nama kampung.

Dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum Kades Labunti itu ternyata sudah berulang kali. Hal itu dibeberkan oleh Sekretaris Desa Labunti La Sandima berdasarkan pengakuan korban.

La Sandima mengaku, setelah mendengar adanya kasus tersebut, ia langsung  menemui korban. Kepada dirinya, korban mengungkap kalau terlapor pernah menyenggol daerah sensitif korban (payudara) maupun paha bagian atas.

“Ceritanya si korban saat saya tanya, ia mengaku pernah disenggol sama Kades mengenai buah dadanya dan pernah memegang paha bagian atas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Asrun-Hugua Lebih Unggul Dibanding Rusda-Sjafei di Buton

Pantauan awak  Inilahsultra.com saat ini korban sedang diperiksa intensif penyidik Polwan. Sebelum diperiksa penyidik, korban terlihat selalu menangis.

Laporan : Iman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here