Diduga Cabuli Mahasiswi KKN, Kades Labunti Ditahan

2167
 

 

Raha, Inilahsultra.com – Kepolisian Resor (Polres) Muna menahan Kepala Desa (Kades) Labunti Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna, Salamin (46) atas dugaan terhadap HS (21), mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari yang sementara melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Posko desa Labunti.

- Advertisement -

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos. P. Sinaga yang dikonfirmasi melalui Pesan WhatsAppnya, Minggu 26 Agustus 2019 mengaku, pelaku baru saja diamankan dan ditahan di Mapolres Muna.

“Kades Labunti, SB (46) sudah di tangkap hingga diamankan di Polres Muna serta akan di lakukan penahanan,” ungkap Agung.

Ia menjelaskan, Kades Labunti diduga telah melakukan tindak pidana perbuatan cabul sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289 KUHP. Kasus ini, kata Agung, dilaporkan korban pada 25 Agustus 2018. Selain korban, polisi turut memeriksa dua saksi.

Perwira dua melati di pundak ini menjelaskan, peristiwa dugaan pencabulan ini terjadi pada Jumat 10 Agustus 2018 sekira pukul 08.30 WITA, bertempat di Balai Desa Labunti yang sementara dijadikan Posko KKN Mahasiswa IAIN Kendari.

Korban merupakan salah satu mahasiswa peserta KKN yang menginap di Posko yang memiliki dua kamar tersebut, putra-putri.

Kamar depan untuk mahasiswa laki-laki dan kamar belakang untuk mahasiswa perempuan.

Sekira pukul 08.30 WITA, korban baru saja selesai mandi dengan hanya mengenakan selembar sarung dan handuk yang menutupi rambutnya berjalan ke ruang tengah.

Tapi tetiba, pak kades memanggil korban. Panggilan itu tak digubris korban dan ia langsung masuk ke kamar.

Namun, tiba-tiba pelaku muncul di depan korban, masuk lewat pintu di kamar pria, dan kedua tangannya langsung memegang pangkal lengan korban. Mulut pelaku juga didekatkannya pada bibir korban.

“Korban berkeras dan sempat didorong namun korban berkeras dengan menggeser kaki kanan sehingga tidak terjatuh, selanjutnya pelaku melepaskan pegangannya lalu mengatakan “sebentar” kemudian pelaku keluar dari kamar dan posko,” beber Kapolres.

Namun, aksi sang kades ketahuan mahasiswa lainnya. Saat itu, mahasiswa berinisial RS melihat pelaku masuk ke kamar korban hingga akhirnya menjadi cerita di kalangan mahasiswa KKN dan dosen.

Atas perbuatannya, Kades Labunti diancam pasal 289 KUHP tentang Tindak Pidana Perbuatan Cabul dengan ancaman 9 tahun penjara.

Penulis : Iman Supa
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...