Festival Budaya Tua Tak Masuk Kalender Kemenpar, Kepala Dispar Buton Remehkan Halo Sultra

1026
 

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton Laode Zainuddin Napa angkat bicara soal Festival Budaya Tua Buton yang tidak masuk dalam kalender Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dua tahun terakhir.

Menurut dia, Dinas Pariwisata Provinsi Sultra tidak mengusulkan festival yang digelar selama enam tahun terakhir itu. Dinas Pariwisata Sultra lebih memilih mengusulkan kegiatan Halo Sultra masuk dalam kalender Kemenpar.

- Advertisement -

“Dinas Pariwisata Provinsi Sultra harus jeli dalam menilai setiap even di daerah. Apalagi untuk even Festival Budaya Tua Buton yang sudah diakui Kemenpar RI,” ujar Laode Zainuddin Napa, Selasa 28 Agustus 2018.

Zainuddin menambahkan, sebenarnya Festival Budaya Tua Buton masuk dalam kalender Kemenpar pada tahun 2016 lalu. Namun dua tahun terakhir tak lagi diusulkan.

Kata dia, Kemenpar RI sudah mengakui kualitas Festival Budaya Tua Buton. Salah satunya pengakuan Kemenpar RI yang akan mengganti even tersebut dengan Wonderfull Indonesia. Secara tidak langsung, Festival Budaya Tua Buton telah menjadi even internasional.

“Kemenpar saja mengakui Festival Budaya Tua Buton even internasional. Namun Pemprov Sultra tidak mengusulkannya dan menggantikannya dengan Halo Sultra,” tandasnya.

Menurut Zainuddin, jika Dinas Pariwisata Provinsi Sultra harus memilih even yang akan diusulkan, harusnya tidak mengorbankan even yang benar-benar layak masuk dalam kalender Kemenpar RI dan mengganti dengan even lainnya.

Bayangkan, lanjut Zainuddin, Festival Budaya Tua Buton yang baru digelar, telah menyedot 50 ribu penonton untuk menghadiri acara tersebut. Jumlah itu termasuk wisatawan asing maupun wisatawan lokal.

“Berbeda dengan Halo Sultra. Acaranya hanya diramaikan kunjungan daerah yang memang wajib ikut,” tandasnya.

“Turis yang datang di Festival Budaya Tua Buton memang sengaja bermalam di Buton untuk menonton festival. Beda dengan yang datang menonton Halo Sultra, turisnya memang kebetulan ada keperluan di Kendari bukan mau datang di Halo Sultra,” tambahnya.

Untuk itu, lanjut dia, pada tahun ini Festival Budaya Tua Buton harus diusulkan dalam kalender Kemenpar RI seperti pada tahun 2016 lalu. Even itu tidak lagi dianulir dan diganti dengan even lainnya.

Reporter: Waode Yeni Wahdania
Editor: Din

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...