BKN Blokir Data ASN Mantan Terpidana Korupsi

591
 

Kendari, Inilahsultra.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah memblokir data Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus mantan narapidana (napi) perkara korupsi.

Berdasarkan catatan BKN, ASN mantan terpidana korupsi terdapat 56 Instasi pemerintahan se-Indonesia dan datanya sudah terblokir.

- Advertisement -

Melalui siaran persnya BKN 16 Juli 2018 No:015/RILIS/BKN/VII/2018 telah disampaikan langkah pemblokiran data kepegawaian terhadap 188 ASN yang telah ditetapkan dalam keputusan hukum tetap (inkracht) dan belum diberhentikan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di intansi.

Langkah itu masih terus berlanjut dan tercatat sampai dengan kondisi per 20 Juli 2018, terhitung 231 ASN korupsi yang telah diblokir.

“Dihimpun dari database kepegawaian nasional yang dikelolah BKN, daftar nama ASN yang diblokir tersebut diketahui merupakan pegawai yang tersebar di 56 instansi pemerintah pusat dan daerah, yakni terdiri dari 1 ASN instansi pusat, 55 ASN instansi pemerintah provinsi, 40 ASN intansi pemerintah kota dan 135 ASN instansi pemerintah kabupaten,” dikutip dari siaran pers BKN.

Langkah pemberhentian kepada ASN terlibat korupsi yang telah inkracht harus segera dilakukan sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan mengingat tindakan korupsi menyangkut kerugian negara dan wibawa birokrasi.

“ASN yang dijatuhi hukuman penjara karena melakukan tindak pidana korupsi harus diberhentikan tidak dengan hormat terhitung mulai akhir bulan sejak keputusan pengadilan atas perkaranya yang telah inkracht,” tambah siaran pers BKN.

Jika tindakan pemberhentian tidak dilakukan oleh PPK Intansi, maka hasil pengawasan bersama akan ditindaklanjuti oleh BKN dan KPK sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Hal tersebut sudah dituangkan lewat kerjasama BKN-KPK dan surat Kepala BKN nomor K 26-30/V 55-5/99 tanggal 17 April 2018 perihal koordinasi bersama terkait pengawasan dan pengendalian kepegawaian kepada seluruh PPK Instansi.

Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...