Istrinya Pernah Diajak Makan, Motif Polisi di Kendari Bunuh Adik Leting

19237
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Motif cemburu menjadi salah satu pemicu penganiayaan Bripda Faturrahman Ismail (20) hingga tewas di Polda Sulawesi Tenggara, Senin (3/9/2018) dinihari.

Hal itu terungkap usai pemeriksaan selama 12 jam terhadap kedua pelaku, Bripda Sulfikar dan Bripda Fislan.

-Advertise-

Bripda Sulfikar lebih senior 2 tahun dibanding korban, sementara Bripda Fislan senior setahun. Korban, boleh dibilang adik leting mereka.

“Bripda Sulfikar menaruh cemburu kepada korban,” ujar Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Harry Goldenhart.

Goldenhart menyebut, Sulfikar ternyata mengetahui korban pernah mengajak makan istrinya. Saat itu, korban bertemu dengan pelaku di suatu tempat.

“Saat itu, korban mengetahui tindakan pelaku dan menyimpan dendam,” terangnya.

Buntutnya, terjadi pada Minggu (2/9/2018) sekira pukul 23.30 Wita. Saat itu, Sulfikar dan korban serta bersama rekannya baru saja melakukan operasi cipta kondisi.

Tiba-tiba, korban bersama 19 orang rekannya diperintah berbaris di depan barak. Saat berbaris itulah korban kemudian dipukuli bergantian oleh kedua pelaku.

“Saya cemburu, soalnya istri saya pernah jalan sama dia,” ujar Sulfikar di depan penyidik Propam dan Ditkrimum Polda Sultra.

Saat memukul, korban tidak berani dilerai rekan-rekannya. Pasalnya, yang melakukan pemukulan adalah senior di Satuan Sabhara Polda Sulawesi Tenggara.

Penulis : Akbar
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  IBM-Ilyas Yakin Lolos Pencalonan

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here