LBH Yakin Bukti Dugaan Cabul Bos Media Cetak di Kendari Cukup

467
 

Kendari, Inilahsultra.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kendari yakin bukti dugaan pencabulan salah satu bos media cetak di Kendari, AH (inisial) sangat cukup. Pasalnya, selain Mawar (nama samaran) ada juga korban lain yang ikut bersaksi dalam kasus tersebut.

Keyakinan itu diungkap Direktur LBH Kendari Anselmus AR Masiku, SH kepada Inilahsultra.com, Kamis 6 September 2018.

- Advertisement -

Anselmus mengatakan, dengan bukti-bukti yang ada, kasus itu bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan. Bukti yang dimaksud Anselmus antara lain, pengakuan beberapa orang, gelang patah, serta keterangan ahli.

“Terkait penundaan kesimpulan gelar perkara itu merupakan kewenangan dan hak dari pihak kepolisian. Kami menghargai itu,” ujar Anselmus.

Diketahui, kasus dugaan cabul ini sudah dilaporkan sejak bulan Februari 2018 lalu. Namun sayang, hingga kini belum ada perkembangan yang berarti dari laporan korban Mawar.

Hari ini, Kamis 6 September 2018, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sultra melakukan gelar perkara atas kasus dugaan pencabulan tersebut. Namun, penyidik menunda mengumumkan kesimpulan atas gelar perkara tersebut.

Kasubid Pemnas Polda Sultra Kompol Agus Mulyadi, saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsappnya, Kamis 6 September 2018 mengakui, gelar perkara telah selesai. Namun belum bisa dipublikasikan langsung.

“Gelar perkara sudah dilaksanakan namun hasilnya menunggu keputusan Bapak Dirreskrim, jadi mohon bersabar
satu atau dua hari kedepan ini,” kata Agus Mulyadi.

Dalam gelar perkara itu, kata pria satu bunga dipundak ini, dilaksanakan hanya internal penyidik dan tidak menghadirkan siapapun.

“Gelar perkara itu internal penyidik tidak menghadirkan pihak manapun,” ungkapnya.

Reporter: Haerun
Editor: Din

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...