KM Fungka Permata V Rute Raha-Banggai Terbakar

424
Keluarga korban saat menunggu kabar kebakaran KM Fungka Permata V
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Kapal Motor Fungka Permata V rute Baubau-Raha-Banggai laut-Taliabo-Sanana dikabarkan terbakar, Jumat 14 September 2018.

Hal ini dibenarkan oleh Humas Search And Rescue (SAR) Kendari Wahyudi melalui pesan WhatsAppnya.

-Advertise-

Menurut Wahyudi, sekira pukul 19.50 WITA, pihaknya menerima informasi dari La Safali salah seorang keluarga korban yang melaporkan bahwa pada pukul 16.00 WITA telah terjadi kecelakaan pelayaran yakni terbakarnya KM Fungka Permata V.

Ia menyebut, kebakaran kapal ini terkadi di sekitar Perairan Pulau Sagu Kecamatan Bangkurung Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah atau di koordinat 02 0′ 41.67″S – 123 22′ 37.66″E.

“Berdasarkan laporan tersebut pada pukul 20.00 WITA tim rescue Basarnas Kendari dengan menggunakan KN SAR Pacitan diberangkatkan menuju TKM untuk memberikan bantuan SAR,” kata Wahyudi.

Berdasarkan laporan, kapal itu dinakhodai Andi Sulistiono dan membawa total jumlah penumpang 101 orang.

Sementara itu, Kapolres Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, AKBP Idam kepada Elshinta.com, membenarkan musibah kebakaran KM Fungka Permata V yang sedang berlayar dari Raha, Kabupaten Muna, Sultra, menuju Banggai, Kabupaten Banggai Laut, Sulteng.

Ia merinci, kapal ini memuat 72 penumpang dan 12 ABK.

“Kami menerima laporan musibah ini tadi sore sekitar pukul 16.45 Wita dan sesuai manivest, kapal itu membawa 72 penumpang dengan 12 ABK,” katanya saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Jumat (14/9) malam.

Pada pukul 17.30 Wita, kata Idam, tim gabungan yang terdiri atas personel Unit KP3 Polsek Banggai, Polsek Lobangkurung, Syahbandar Banggai, dan anggota Koramil Banggai yang dipimpin Mayor Inf. Jufri Halimu, turun ke lokasi kejadian dengan menggunakan speed boat milik KPLP Banggai.

Namun sampai saat ini, katanya, belum ada laporan dari tim itu mengenai kondisi kapal dan penumpang, karena mungkin mereka belum tiba di lokasi kecelakaan.

Baca Juga :  Bombana Belum Masuk, Ini Jadwal Sidang Putusan Sela MK

Akan tetapi, kata Idam, pada pukul 18.50 Wita, pihaknya menerima informasi dari Kepala Desa Tagong Sagu, Kecamatan Bangkurung, bahwa masyarakat sekitar telah menuju lokasi kejadian dan menemukan delapan orang meninggal dunia.

Lokasi kejadian, kata Idham, adalah di sekitar Pulau Tagong Sagu, Kecamatan Bangkurung, pulau terluar Kabupaten Banggai Laut yang dekat dengan Sulawesi Tenggara.

“Untuk mencapai lokasi kejadian itu, dibutuhkan waktu perjalanan laut sekitar empat jam dari Banggai, namun saat ini, kondisi ombak di laut dilaporkan cukup besar,” ujarnya, seperti dikutipĀ Antara.

Ia juga menyebut bahwa di sekitar lokasi kejadian, tidak terdapat jaringan komunikasi telepon seluler atau internet, hanya mengandalkan radio komunikasi kapal. “Hanya itu informasi yang bisa saya sampaikan. Kami masih terus memantau perkembangan musibah ini,” ujarnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here