
Buranga, Inilahsultra.com-Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Buton Utara (Butur) menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi pembentukan Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) di Hotel Saraea Kulisusu, Selasa, 18 September 2018.
Rakor dan sosialisasi Destana tersebut melibatkan pendamping dari Desa Kotawo, Desa Lambale dan Desa Lapandewa Kecamatan Kulisusu Barat yang merupakan wilayah rawan bencana banjir.
Acara yang digelar satu hari ini dihadiri oleh Sekda Butur Muhammad Yasin, Kepala BPBD Butur Yurif Halir, sejumlah instansi teknis terkait, dan undangan lainnya.
Kepala BPBD Butur Yurif Halir dalam pemaparan materinya mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong terwujudnya ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana yang lebih terarah, terencana, terpadu, dan terkoordinasi.
Maksud dari program Destana itu, terang Yurif ialah memfasilitasi pembentukan dan pengembangan program desa/kelurahan menuju masyarakat Indonesia yang tangguh bencana.
“Jadi itulah harapan kita supaya tangguh terhadap kejadian bencana,” katanya.
Tahun ini, tambahYurif pihaknya mendapat bantuan dari BNPB tentang penetapan desa tangguh bencana.
“Dari desa tangguh bencana ini kami telah berangkatkan 6 orang dari Desa Lapandewa 2 orang, Desa Kotawo 2 orang, dan Desa Lambale 2 orang untuk mengikuti pelatihan,” ucapnya.
Reporter : Armawan
Editor : Aso




