17 Kabupaten/Kota Ikut Konsinyering Penyusunan LKPD di Butur

457
Bupati Butur Abu Hasan memberikan sambutan pada acara pembukaan konsinyering penyusunan LKPD semester I tahun anggaran 2018 se Sultra.

Buranga, Inilahsultra.com– Sebanyak 200 orang peserta konsinyering dari 17 kabupaten/kota se Sulawesi Tenggara (Sultra) ikut penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) semester I Tahun Anggaran 2018 di Gedung Islamic Center Mina-Minanga Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), Selasa, 9 Oktober 2018.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Butur Abu Hasan. Turut dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sultra Yan Setiadi, Ak, MBA, Sekda Butur Drs Muh Yasin, Kepala Badan Keuangan Daerah Butur H. Tasir, sejumlah kepala OPD lingkup Pemda Butur dan tamu undangan lainnya.

- Advertisement -

Peserta konsinyering ini terdiri dari unsur pejabat pengelolaan keuangan daerah, pejabat pengelolaan pendapatan daerah, tim penyusun LKPD bidang akuntansi, asat dan pendapat, dan tim reviu Pemda pada Inspektorat daerah yang jumlah keseluruhannya 200 orang. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dimulai tanggal 9-11 Oktober 2018 di gedung Islamic Center Mina-Minanga Kulisusu Butur.

Kepala BKD Butur H. Tasir dalam laporan kegiatan menyampaikan bahwa, tujuan kegiatan ini diselenggarakan agar pemerintah daerah dapat memahami dengan baik dan benar tata cara dan teknik penyusunan laporan keuangan daerah.

“Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah output berupa dokumen laporan keuangan pemerintah daerah semester I tahun anggaran 2018 kabupaten/kota dan Provinsi Sulawesi Tenggara,” katanya.

Sementara itu, Bupati Butur Abu Hasan dalam sambutanya mengungkapkan, tanatangan hari ini adalah bagaimana organisasi perangkat daerah mampu mengelolah keuangan daerah lebih baik. Tentunya menurut Abu Hasan, tantangan yang dihadapi saat ini bisa dijawab dengan kinerja.

“Organisasi pemerintah kita sedang mengalami dinamika yang cukup tinggi dan itu akan memengaruhi eksistensi organisasi. Badan Keuangan Daerah, Inspektorat Daerah, itu menjadi organisasi yang kuat, Bappeda harus menjadi organisasi yang kuat agar kelangsungan eksistensi organisasi bisa kita jamin,” tegas Abu Hasan.

Ia berharap, kegiatan konsinyering ini dapat mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik lagi agar dirasakan manfaatnya oleh stakeholder dan masyarakat pada umumnya.

Reporter : Armawan

Editor      : Aso

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...