DRPD Kota Kendari Minta Pemkot Hentikan Mobil Tambang Gunakan Jalan Dalam Kota

123
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari meminta Pemerintah Kota Kendari untuk menghentikan mobil tambang yang menggunakan jalan dalam kota.

Wakil Ketua Komisi I Muhammad Ali mengatakan, mobil tambang pengangkut material tambang dari Moramo menuju Morosi begitu pula sebaliknya yang melintas di jalan Kota Kendari akan berdampak pada kerusakan jalan yang merugikan pemerintah kota Kendari.

-Advertise-

Ia juga menyebut, mobil tambang menjadi penyumbang debu di jalan Kota Kendari. Belum lagi, ore nikel yang mereka angkut bisa berbahaya bagi kesehatan masyarakat dan memicu kecelakaan.

Ia juga menduga, aktivitas mobil tambang ini tak memiliki izin.

“Kegiatan mobilisasi mobil tambang masuk dalam kota untuk kepentingan perusahaan sangatlah merugikan, jadi untuk sementara waktu Pemkot Kendari harus menghentikan dulu sambil menunggu pihak perusahaan untuk berkordinasi dengan pemerintah,” kata Muhammad Ali saat ditemui di Kantornya, Rabu 10 Oktober 2018.

Dalam undang-undang Minerba, sebut dia, mobil-mobil tersebut tidak boleh melalui jalur dalam kota.

“Jadi Intinya pihak perusahaan harus harus melakukan kordinasi dulu dengan Pemkot Kendari agar ada timbal balik atau kontribusi pada pemerintah,” tambahnya.

Fraksi Partai Golkar ini mengaku, sebenarnya tidak melarang mobil tambang untuk melintas. Tapi yang penting ada koordinasi dengan pemerintah kota selaku pihak yang punya wewenang, tanggung jawab terhadap pemeliharaan jalan di Kota Kendari.

“Ketika jalan mereka lalui rusak dan jembatan rusak ini merupakan tanggung jawab Pemkot Kendari bukan tanggung jawab pihak perusahaan,” tekannya.

Di tempat terpisah, Pelaksana tuga (Plt) Walikota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, mobil-mobil tambang yang melintasi jalan di dalam kota itu ada yang sudah memiliki izin dan ada yang belum memiliki izin.

Baca Juga :  3.596 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru di Kendari

“Yang memiliki izin itu yang sudah melakukan perpanjangan izin dan ada ada juga tidak memiliki izin belum melakukan perpanjangan izin,” kata Sulkarnain belum lama ini.

Untuk itu, orang nomor satu di Kota Kendari ini, akan memanggil pihak-pihak tambang yang belum melakukan perpanjangan izin memakai jalan kota.

“Kita sudah intruksikan instansi terkait untuk memanggil pihak-pihak yang belum memiliki izin,” jelasnya.

Terkait penghentian mobil-mobil tambang itu, kata Sulkarnain, akan melihat dulu hasil kordinasi konpensasi-konpensasi apa yang diberikan kepada masyarakat Kota Kendari.

“Kita tidak bisa hentikan begitu saja, tapi kita liat dulu setelah ada pertemuan dengan pihak pertambangan,” tutupnya.

Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here