Menengok Atraksi Lomba Pancing dengan Layang-Layang Nelayan Mubar

75
Ali Mazi didampingi Bupati Mubar, LM Rajiun Tumada bersiap menuju dermaga melepas lomba pancing menggunakan layang-layang di Pulau Indo, Rabu, 10 Oktober 2018.

Kendari, Inilahsultra.com– Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi bersama Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada melepas puluhan nelayan mengikuti lomba memancing menggunakan layang-layang di Pulau Indo, Rabu 10 Oktober 2018.

Lomba menjala ikan secara tradisional ini merupakan rentetan acara menyemarakkan HUT Muna Barat.

Terik matahari tak mengurangi semangat para nelayan mengayuh sampan hingga ke tengah laut. Sambil mendayung, mereka berupaya menerbangkan layang-layang. Alat sederhana ini dipakai menggaet ikan oleh masyarakat nelayan zaman dulu.

Layang-layang yang telah dirakit dengan benang kail dipacu terbang jauh ke perairan. Semakin jauh, peluang memperoleh tangkapan ikan semakin besar.

Oleh masyarakat pesisir Mubar, terutama Desa Bakaremba, tradisi memancing menggunakan layang-layang sudah lekat dengan kebiasaan sehari-hari. Bahkan menjadi cara penduduk setempat bertahan hidup dan mencari nafkah.

Raji’un sengaja menghidupkan kembali tradisi lokal masyarakat pesisir Mubar tersebut lewat ajang perlombaan tahunan.

Menyusul agenda pengembangan pariwisata maritim, Ali Mazi meminta Raji’un menjadikan atraksi ini sebagai sebagai ikon pariwisata yang dipertunjukkan setiap tahun.

“Ini ide luar biasa. Bisa menarik wisatawan,” ucap Ali Mazi.

Apalagi, cara tradisional ini bisa menyelamatkan lingkungan pesisir Muna Barat dari kebiasaan pemboman ikan yang kian marak.

“Kalau ada membom tangkap. Sayangi laut, sayangi lingkungan kita karena ini jadi sumber kehidupan kita,” ujar Ali Masi.

Pada perlombaan memancing tradisional ini, Pemda Mubar menyiapkan uang tunai bagi nelayan yang berhasil memperoleh ikan terbanyak.

Reporter : Siti Marlina

Editor      : Aso

Silahkan berikan komentar

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here