Tujuh Teknologi Unik Asal Sultra Dipamer di Ajang TTG XX Bali

338
Salah satu inovasi yang dipamerkan Pemprov Sultra dalam acara di Bali

Kendari, Inilahsultra.com – Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX di Provinsi Bali Jumat 19 Oktober menjadi ajang pamer inovasi dan hasil riset teknologi seluruh provinsi di Indonesia. Berbagai produk teknologi tepat guna karya anak lokal tampil meramaikan pameran yang dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo di GWK Provinsi Bali.

- Advertisement -

Provinsi Sulawesi Tenggara tak terkecuali ikut andil memajang sekaligus memperlombakan sejumlah inovasi teknologi sederhana ramah linhkungan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Jurnalis Inilahsultra.com merangkum 7 karya inovasi unik ramah lingkungan diciptakan oleh warga lokal Sultra pada ajang TTG XX di Bali.

1. Alat Konversi Limbah Plastik : Teknologi ramah lingkungan ini diciptakan oleh Briptu Agus Hartoyo. Polisi yang bertugas di Satuan Polres Kolaka tersebut sukses merancang mesin sederhana yang mampu mengonversi limbah plastik menjadi bahan bakar minyak solar dan bensin.

                       

Saat dipamerkan alat ini paling banyak mendapat respon positif dari pengunjung. Banyak diantaranya mempertanyakan sistem kerja dan kualitas solar serta bensin yang dihasilkan dari mesin pembakar limbah plastik ciptaan Briptu Agus.

2. Alat Pengusir Hama : alat ini dilengkapi teknologi sensor gerak yang terkoneksi dengan MP3 Sound. Dapat dipakai membantu petani mendeteksi datangnya hama babi yang merusak tanaman atau kebun. Jadi petani tak perlu repot-repot mesti melakukan ronda harian.

Salah satu inovasi yang dipamerkan Pemprov Sultra dalam acara di Bali

Alat yang mampu mengeluarkan suara anjing ini diciptakan La Ode Muh Wan Azmi. Ia adalah Mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari jurusan D3 Teknik Elektronika.

3. Alat Panjat Kelapa : Meski terlihat sederhana alat ini sangat membantu petani kala musim panen komoditas kelapa.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Rp 600 Miliar Bebaskan Lahan Warga untuk Proyek Bendungan Pelosika

4. Alat Pengupas dan Pemipil Jagung : Petani jagung bisa memanfaatkan mesin ini mempercepat proses kerja masa panen. Teknologi sederhana asal Kolaka Utara itu punya dua fungsi yakni mengupas dan memilah bulir-bulir jagung yang telah dipanen dari tongkol.

5. Pengurai Buah Kakao dari hama : alat ini efektif melakukan filter/pemilahan terhadap biji kakao yang berkualitas baik dan terdampak hama.

6. Alat Pemotong Rumput : Terlihat simpel tapi mesin ini sangat bermanfaat mengurangi beban kerja petani kala membersihkan kebun/sawah. Alat ini berasal dari Kabupaten Konawe.

7. Mesin Penanam Jagung : Tentu akan menghabiskan waktu lama jika petani jagung menggunakan cara konvensional menanam bibit jagung. Apalagi lahan mencapai berhektar-hektar. Dengan alat ini, proses cocok tanam bibit jagung akan lebih cepat.

Gubernur Sultra, Ali Mazi didampingi Ketua Dekranas Sultra, Agista Ariany Ali Mazi menyatakan apresiasi terhadap karya anak lokal yang sukses mengharumkan Sultra di ajang TTG XX. Mereka mendukung penuh upaya risset terhadap pengembangan mesin teknologi sederhana ramah lingkungan di atas.

Penulis : Siti Marlina
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...