
Buranga, Inilahsultra.com-Bupati Buton Utara (Butur) Abu Hasan memastikan kepada publik bahwa pemerintahannya tidak anti terhadap kritikan.
Meski demikian, kritikan tersebut tidak berupa hoax serta menyebarkan kebencian.
“Kritikan boleh saja, asal jangan menyebarkan hoax dan ujaran kebencian, karena dapat mengancam demokrasi,” kata Abu Hasan, saat menghadiri pembukaan temu pemuda se Kabupaten Buton Utara (Butur) yang diselenggarakan oleh KNPI Butur di lapangan Wandaka, Kecamatan Kulisusu, belum lama ini.
Menurut orang nomor satu di Lipu Tinadeakono Sara itu, hadirnya komunitas-komunitas yang memberikan kritikan sangat membantu dalam menjalankan tugas. Sebabnya, bisa menjadi ruang kontrol.
“Saya mengapresiasi dengan sempurna hadirnya komunitas pemuda. Tapi, yang penting jangan menyebarkan ujaran kebencian dan hoax karena itu adalah ancaman bagi demokrasi,” tegas Abu Hasan.
Mantan Karo Humas Pemprov Sultra ini menjelaskan, siapa saja boleh memberikan kritikan kepada pemerintahanya, asalkan tidak menyerang pribadi orang.
“Kritikan kita sangat perlukan terutama dari anak muda, dari KNPI, dan terutama dari komunitas-komunitas yang ada,” ujarnya.
Ketua KONI Butur ini menambahkan, kritikan-kritikan tersebut bisa berupa tulisan, puisi, dan sebagainya.
“Sekali kritik tetap kritik, dalam konteks kita memperbaiki kondisi objektif dan realitas yang ada,” ucapnya.
Reporter : Armawan
Editor : Aso




