Tiga Calon DPD Mantan Terpidana Korupsi Tinggal Menunggu Penetapan DCT

238
 

Kendari, Inilahsultra.com – Tiga calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan Sultra yang juga mantan terpidana korupsi tinggal menunggu penetapan daftar calon tetap (DCT) oleh KPU RI.

Ketiganya adalah LM Bariun, Yani Muluk dan Masyhur Masie Abunawas.

- Advertisement -

Sebelumnya, ketiganya tidak lolos dalam penetapan DCS di KPU karena berstatus mantan terpidana korupsi.

Namun, PKPU 20 Tahun 2018 yang menjadi aral mereka telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA).

Karena MA telah membatalkan pasal larangan terpidana korupsi, maka ketiganya kembali mengajukan gugatan di Bawaslu. Hasil sidang ajudikasi Bawaslu, gugatan ketiganya dikabulkan untuk bisa maju Pilcaleg 2019.

Namun, sebelum ditetapkan dalam DCT, ketiganya harus melengkapi syarat pencalonan maupun syarat calon.

Untuk syarat pencalonan berupa dukungan KTP, ketiganya telah memenuhi syarat setelah KPU melakukan verifikasi.

LM Bariun memiliki jumlah dukungan sebanyak 2.296, Yani Muluk sebanyak 2.573 dan Masyhur Masie Abunawas memiliki 2.833 dukungan.

“Semuanya sudah memenuhi syarat jumlah dukungan. Lebih dari 2 ribu jumlah minimal,” ungkap Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Moethalib, Selasa 30 Oktober 2018.

Sebaran dukungan ketiga calon ini juga dianggap telah memenuhi. Dukungan Yani Muluk dan Bariun tersebar di 17 kabupaten. Sedangkan, Masyhur Masie Abunawas tersebar di 15 kabupaten. Sebagai syarat, dukungan tersebar minimal 9 kabupaten atau kota.

“Kita sudah diplenokan, syarat calon sudah dan kami sudah serahkan ke KPU RI. Tinggal tunggu penetapan DCT oleh KPU RI,” kata Natsir.

Terkait dengan nomor urut, kata Natsir, menjadi kewenangan KPU RI. Ia memprediksi, ketiganya akan menyambung nomor urut calon DPD yang sudah ditetapkan dalam DCT.

Sebanyak 46 orang calon DPD telah ditetapkan. Yang jadi nomor terakhir adalah 66. Nomor urut ini mengikuti, partai politik yang mulai dari 1 sampai 20.

“Untuk calon DPD itu mulai nomor urut 21,” bebernya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...