Banyak CPNS Gagal Penuhi Passing Grade, Ali Mazi Kaget

1718
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Ribuan peserta seleksi CPNS Sultra dari berbagai kabupaten berjatuhan selama penyelenggaraan tes Seleksi Kompetensi DasarĀ (SKD) CAT CPNS di Kota Kendari.

Mirisnya, persentase kelulusan jauh dari angka dibayangkan. Banyak yang tak memenuhi standar passing grade ditetapkan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Alhasil mereka dinyatakan gagal mengisi seat baru ASN yang telah tersedia.

-Advertise-

Besar potensi formasi CPNS Sultra “melayang” lantaran jumlah peserta yang dinyatakan lolos passing grade sangat sedikit.

Kabupaten Konawe misalkan dari 1.444 peserta tes, hanya 11 orang berhasil lulus SKD. Padahal Konawe memiliki 165 kuota kursi calon aparat sipil yang mesti terisi tahun ini. Praktis 154 jatah CPNS bakalan kosong.

Hal sama terjadi di Kabupaten Konawe Kepulauan. Kuota 337 kursi baru ASN berpotensi banyak yang tak bertuan. Lagi-lagi ini disebabkan standar passing grade yang rendah.

Dikonfirmasi mengenai fenomena tersebut, Gubernur Sultra, Ali Mazi angkat bicara.

Ia mengaku baru mengetahui kondisi miris minimnya peserta CPNS se-Sultra yang lulus saat menjalani tes SKD berbasis komputer baru-baru ini.

Namun begitu, politisi NasDem itu memastikan akan mengambil langkah kongkrit agar kuota CPNS Sultra tidak melayang begitu saja.

Apalagi, rekrutmen CPNS tahun ini adalah yang pertama setelah empat tahun pusat memberlakukan moratorium.

“Ya kita akan bicarakan dulu bagaimana solusinya. Saya baru dengar juga itu kalau sedikit sekali yang lolos. Wah,, Wahh. Sabar saya akan komunikasikan dulu itu,” ujar Ali Mazi diwawancarai Senin 5 November 2018.

Terpisah, Kepala BKD Sultra, Hj Nur Endang Abbas menyatakan cukup kaget dengan fakta hasil tes CAT CPNS kali ini.

“Ini di luar prediksi kalau ternyata banyak yang tidak lolos. Pusat juga tidak sangka kalau begini hasilnya,” ujar Endang.

Baca Juga :  Ini Peringatan Nur Alam untuk KPU Sultra

Inilah mengapa hingga kini belum ada opsi yang bisa ditetapkan menyusul banyak kuota CPNS yang tak terisi lantaran terganjal passing grade.

“Tidak ada antisipasi dari pusat. Memang passing grade dinaikkan tapi karena berpikir sistem CAT sudah lama diberlakukan. Jadi mereka berkeyakinan pasti mampu. Tapi kita rencana kumpul semua panselda bahas bagaimana solusi,” ujar Nur Endang.

Penulis : Siti Marlina
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
21

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here