Bang Jos, Telah Berpulang dan Menyisakan Banyak Kenangan

Seorang kerabat memperlihatkan Foto Joni Syamsuddin yang baru saja meninggal dunia.

Kendari, Inilahsultra.com – Joni Syamsuddin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra telah berpulang, Selasa dini hari 12 November 2018.

Almarhum meninggal dunia sekira pukul 03.30 WITA di Rumah Sakit Siloam Makassar akibat penyakit gagal hati.

Politikus Gerindra ini baru saja menjalani operasi hati pada Selasa pekan lalu. Setelah itu, ia koma dan tak sadarkan diri hingga akhirnya tutup usia.

-Advertisement-

Sejumlah kerabat dan politikus sejawatnya membenarkan ikhwal mangkatnya mantan Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD Sultra itu.

Anggota Komisi III DPRD Sultra Iqbal Abdullah Bafadal mengaku, sejumlah anggota dewan rencananya akan menjenguk almarhum saat dirawat di rumah sakit Siloam Makassar. Tapi, sang pencipta lebih duluan memanggilnya.

“Saya sering kontak (telpon) dengan istrinya. Kabarnya tadi subuh sudah meninggal dunia,” kata Iqbal saat ditemui di gedung DPRD Sultra.

Di gedung DPRD Sultra, tampak karangan bunga ucapan bela sungkawa.

Rencananya, jenazah almarhum akan diterbangkan dari Makassar ke Kendari pada pukul 13.00 WITA.

Setelah itu, akan dilakukan prosesi penyerahan jenazah dari DPRD Sultra yang dipimpin langsung Ketua Abdurrahman Saleh ke pihak keluarga untuk dimakamkan di Kolaka esoknya.

“Hari ini tiba dan akan digelar prosesi penyerahan dari DPRD secara kelembagaan kepada keluarga,” kata Plt Sekretaris DPRD Sultra Robert Piter Raru.

Suka Mengkritik

Di kalangan awak media, Joni menjadi salah satu narasumber yang diminta tanggapannya terkait isu sensitif.

Terakhir, Joni sempat meladeni jurnalis Inilahsultra.com untuk menanggapi kasus kampanye di luar jadwal yang diduga dilakukan Bupati Kolaka Timur (Koltim) Tony Herbiansyah.

Ia tampak tak ada beban memberikan kritikan konstruktif kepada pemerintah berkait segala kebijakan pengelolaan daerah.

Pria yang akrab disapa Bang Jos ini juga menjadi figur fenomenal saat menjabat sebagai Ketua Balegda DPRD Sultra.

Ia sempat terlibat silang pendapat dengan beberapa anggota dewan dalam pembahasan rancangan peraturan daerah.

Bahkan, silang pendapat itu harus berujung saling ancam dan main lapor ke polisi karena pernyataan di media. Bukan hanya itu, sempat pula saling tantang adu jurus dengan wakil rakyat lain dalam mempertahankan argumennya.

Tak hanya itu, selama menjadi anggota Komisi II DPRD Sultra Joni juga selalu menyuarakan pemerataan bahan bakar minyak (BBM) di daerah pelosok Sultra.

Ia juga kerap keras berteriak di muka eksekutif persoalan jalanan rusak tak kunjung tuntas di daerah pemilihannya di Kolaka, Kolaka Utara dan Kolaka Timur.

Selain tampak garang, Joni juga merupakan sosok yang suka bergurau dan simpel. Gaya penampilan ala kadarnya dan tidak mencolok memperlihatkan identitasnya sebagai anggota dewan.

Kini, Bang Jos telah mangkat. Ia telah menunjukkan dedikasi sejak dilantik pada 2014 silam. Ia telah jadi pembeda dalam setiap hiruk pikuk politik di legislatif DPRD Sultra.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments