Tim Penilai Lomba P2WKSS Tingkat Sultra Kunjungi Desa Waculaea Butur

513
Suasana tatap muka warga Desa Waculaea dengan tim penilaian P2WKSS.
Bacakan

Buranga, Inilahsultra.com– Desa Waculaea Kecamatan Kulisusu dipilih menjadi desa yang mewakili Kabupaten Buton Utara (Butur) mengikuti lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

-Advertisements-

Dipilihnya Desa Waculaea, kata Bupati Butur Abu Hasan karena banyak pertimbangan. Salah satunya, wilayahnya berada di ujung kecamatan Kulisusu.

“Desa Waculaea ini adalah desa ujungnya Kecamatan Kulisusu. Dengan beberapa aktivitas masyarakat yang dilakukan didukung oleh stakeholder sehingga menampakan perubahan warna Waculaea dari sebelumnya,” katan Abu Hasan saat memberikan sambutan dihadapan tim penilaian P2WKSS, Jum’at, 23 November 2018.

Ia menerangkan, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian kepada PKK, organisasi wanita dan peran-peran wanita yang ada di Butur

Ternyata, sambung Abu Hasan kalau kegiatan itu dilaksanakan secara terpadu maka hasilnya jauh lebih besar dari pada program itu dilaksanakan sendiri-sendiri.

“Olehnya itu saya meminta para camat dan kepala desa untuk terus menjaga hasil yang kita capai hari ini yang tidak mungkin berhenti pada program P2WKSS,” pinta Abu Hasan.

Menurut mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu, tim penilai yang hadir ini merupakan pakar penilai P2WKSS. Sehingga tidak diragukan lagi kredibilitas dan integritasnya. Bagi Butur sendiri.
“Apapun hasil penilaian itu kita terima dengan senang hati,” imbuhnya.

Tim penilai lomba P2WKSS itu dipimpin Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendali Penduduk dan KB Provinsi Sultra, Andi Tenri Rawe Silondae.

Kehadiran tim penilai itu beserta rombongan diterima langsung oleh Bupati Butur Abu Hasan besama wakil Bupati Butur Ramadio, Sekda Butur Muh Yasin serta ketua PKK Butur Siti Rabiah Abu Hasan di halaman Sekolah Sasar Waculaea.

Andi Tenri Rawe Silondae dalam sambutanya mengatakan, tujuan program P2WKSS tersebut telah dilakukan pembinaan secara terkoordinasi oleh lintas sektor yang ada di Kabupaten Butur secara berjenjang mulai dari pemerintah kecamatan sampai ketingkat kabupaten/kota.

“Dan hari ini tibalah saatnya diadakan penilaian oleh tim penilai dari provinsi secara langsung dilapangan dan akan dibandingkan dengan kabupaten/kota lain dari Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Ia mengatakan, kepercayaan bahwa kerja keras yang dilakukan  bukanlah hal sia-sia. Tetapi mempunyai nilai yang sangat luhur dalam mewujudkan keluarga lebih maju dan sejahtera.

Ia mengingatkan beberapa hal penting berkaitan dengan pengarusutamaan gender dalam pembangunan.

Dimana, data menunjukkan masih ada kesenjangan dalam hal akses partisipasi manfaat serta penguasa terhadap sumber daya seperti pada bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan bidang strategi lainnya.

Olehnya itu, sambung dia, dengan melaksanakan program terpadu P2WKSS diharapkan memberi daya ungkit untuk memperkecil kesenjangan yang ada antara laki-laki dan perempuan baik dari segi partisipasi kontrol dan manfaat pembagunan.

“Saya mengharapkan kepada para kepala daerah kaitannya dalam penempatan jabatan struktural agar tetap mempertimbangkan asas kesetaraan gender yang disesuaikan dengan kompetensi teknis yang dibutuhkan,” harapnya.

Reporter : Armawan

Editor      : Aso

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...