PMPB UHO Gelar Pelatihan Relawan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

444
Pusat Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PMPB) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari melaksanakan pelatihan dan penguatan relawan tim reaksi cepat penanggulangan bencana (TRC PB), di Kendari, 24 sampai 25 November 2018.

Kendari, Inilahsultra.com – Pusat Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PMPB) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari melaksanakan pelatihan dan penguatan relawan tim reaksi cepat penanggulangan bencana (TRC PB), di Kendari, 24 sampai 25 November 2018.

Kegiatan tersebut diikuti tujuh unit kegiatan mahasiswa lingkup UHO yakni, Mahacala, UKM Selam, KSR PMI UNIT UHO, TBM Ischiadicus, Pharmacy Rescue Committe, UK Generation of Occupational Health and Safety-GOHS, dan Nursering Emergency Club (NEC).

- Advertisement -

Kegiatan kali ini melibatkan tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Kendari sebagai pemateri dalam pelatihan ini. Perwakilan SAR memberikan materi tentang teknik penyelamatan atau rescue, baik di darat maupun di laut sekaligus memberikan materi dalam bentuk simulasi penyelamatan pada gedung-gedung bertingkat.

Selain dari Basarnas, pelatihan ini juga menghadirkan pemateri dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian UHO, Suryawan Asfar yang membawakan materi tentang potensi kebencanaan geologis di Sulawesi Tenggara serta materi tentang pemetaan partisipatif rawan bencana yang dibawakan oleh Amadhan Takwir, peneliti dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO

Ketua PMPB UHO La Ode Muhammad Yasir Haya mengatakan, adanya kegiatan ini didasari oleh potensi bencana yang menimpa tanah air Indonesia termaksud wilayah Sultra. Menurutnya, baik bencana geologis maupun bencana akibat perubahan iklim harus menjadi bagian yang terintegrasi dengan pembangunan di segala bidang.

Untuk itu, pendidikan tentang kebencanaan termaksud aspek kesiapsiagaan masyarakat sampai pada level komunitas wajib dikembangkan. Sebab, ini bukan hanya tanggung jawab dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), tetapi menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan termaksud UHO sebagai salah satu unit pendidikan tinggi di Sultra.

“Tim ini telah dibekali dengan teknik kaji cepat pra dan tanggap darurat serta pasca-bencana, pemetaan, dan teknik rescue untuk penyelamatan dan evakuasi korban bencana,” kata Ketua PMPB UHO La Ode Muhammad Yasir Haya, melalui siaran persnya, Senin 26 November 2018.

Baca Juga :  Banjir Genangi Rumah di Kambu, Lima Warga Dievakuasi

Kegiatan ini diharapkan menjadi cikal bakal hadirnya sebuah unit tim reaksi cepat penanggulangan bencana (TRC-PB-UHO), dimana nantinya secara terpusat UHO dapat merespon dan memberikan kontribusi apabila terdapat kejadian bencana di Indonesia khususnya di Bumi Anoa Sultra.

“Kami mengharapkam nantinya UHO memiliki satu tim TRC PB yang memiliki kemampuan dalam melakukam pengkajian, pemetaan dan penyelamatan korban bencana yang dapat memberikan kontribusi saat ada kejadian, sebab, Sultra salah satu wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi khususnya bencana banjir, tanah longsor, gempa bumi dan kecelakaan pelayaran” tutupnya.

Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here