
Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mendapat tambahan 307 peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) sesuai hasil perangkingan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) untuk mengikuti tes seleksi kemampuan bidang (SKB).
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kota Kendari Rukmana menjelaskan, sesuai hasil rekonsiliasi dari pemerintah pusat untuk pengecekan dan pencocokan data yang telah memenuhi passing grade, maka BKN menetapkan 307 peserta dinyatakan lulus passing grade dengan nilai yang telah ditentukan oleh Menpan-RB
Penentuan ini, Lanjut Rukmana, berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2018 tentang optimalisasi pemenuhan kebutuhan formasi pegawai negeri sipil dalam seleksi calon pegawai negeri sipil tahun 2018. Pasal 3 huruf a bahwa nilai kumulatif SKD untuk formasi umum paling rendah 225.
Dalam penentuan perangkingan ini, ditemukan peringkat satu dan dua memiliki nilai yang sama. Kemudian, ada juga rangking tiga dan empat memiliki nilai yang sama pula.
“Kemarin kita dari Jakarta mengikuti pertemuan, ada empat peserta yang diambil sesuai perangkingan untuk mengikuti SKB dengan nilai yang sama.
Maka Kota Kendari mendapat 307 peserta tambahan dari hasil perangkingan,” kata Rukmana di Kantornya, Kamis 29 November 2018.
Dari tambahan 307 peserta dari hasil perangkingan, kata Rukmana, mereka akan bersaing dengan CPNS yang lulus passing grade pertama sebanyak 68 orang.
“Jadi total semua CPNS yang akan ikut SKB nanti sebanyak 375 orang, inilah yang akan bersaing untuk memperebutkan 207 kuota CPNS Kota Kendari,” katanya.
Dalam mengikuti SKB nantinya, kata Rukmana, akan dibagi menjadi dua, passing grade pertama (P1) sebanyak 68 orang dan passing grade kedua (P2) hasil perangkingan sebanyak 307 orang. Sesuai dalam Permenpan, mereka ini akan bersaing bersama sesuai dengan unit kerja yang mereka lamar.
“Saya contohkan, ada yang melamar di Puskesmas Poasia, Puskesmas Abeli, dan di rumah sakit, mereka akan bersaing baik yang lulus passing grade pertama maupun passing grade yang lulus perengkingan,” katanya.
Untuk jadwal tes SKB, kata Rukmana, sampai saat ini belum ada jadwal tes yang diumumkan oleh BKN.
“Jadi kita menunggu informasi dan surat resmi dari BKN untuk pelaksanaan tes SKB,” katanya.
Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman




