Rumah Pemilik Swalayan Bima Sakti Muna Dirampok, Ratusan Juta Raib

184
Kapolres Muna, AKBP. Agung Ramos P Sinaga saat menunjukkan jendela ventilasi tempat lewat perampok.
-Advertise-

Raha, Inilahsultra.com-Rumah pemilik Swalayan Bima Sakti di Kelurahan Raha III Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Harmini dirampok, Kamis dini hari, 29 November 2018.

Akibat aksi perampokan tersebut, Harmini yang juga mantan anggota DPRD Muna harus merelakan uang miliknya senilai 120 juta di tangan orang tidak dikenal itu.

-Advertise-

Perampokan yang dilakukan oleh seorang diri dengan menggunakan topeng. Diketahui pelaku masuk lewat lubang jendela ventilasi bagian belakang. Ventilasi tersebut berukuran sekitar 20×30 cm, naik dengan menggunakan tangga.

Berdasarkan cerita Hamdia, Istri dari Harmini saat kejadian dirinya tidur bersama anaknya Nur Haq Hanisa (14) yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP.

Kejadiannya, terang dia sekitar pukul 03:00 Wita. Perampok yang bertopeng itu masuk dalam kamarnya langsung menodongkan pisau di leher dan tangan dilipat ke belakang.

“Saat saya ditodongkan pisau di leher dengan tangan yang telah dilipat di belakang karena perampalok yang berbadan kurus dengan logat orang Muna telah menduduki dari belakang, sehingga anak saya Anisa lompat mengambil kunci dan membuka lemari lalu mengambil uang sekitar Rp 120 Juta,” terangnya.

Ibu dua anak itu mengaku, sempat bertanya kepada pelaku, apa kesalahanku. Perampok menjawab ibu orangnya baik.

“Perampok memjawab pertanyaanku ibu orangnya baik, tapi disimpan dimana uangmu,” beber Hamdia sambil memperlihatkan bekas todongan pisau di leher.

Sementara itu, anak korban Muhammad Siratal Al Haq Nur Wahid(13) siswa kelas 1 SMP yang tidur di kamarnya sendiri menceritakan sempat melakukan perlawanan ketika perampok masuk dalam kamarnya. Saat itu Ia berusaha merebut pisau si perampok, namun karena badan perampok yang lebih besar sehingga ia disekap dalam kamar mandi.

“Sempat berusaha mengambil pisau si perampok dan berusaha mematahkan pisaunya namun perampok itu memukul kepala saya dan mengunciku dalam kamar mandi,” tuturnya.

Baca Juga :  Kunker di Nambo, La Bakry Minta Maksimalkan BUMDes

Kapolres Muna, AKBP. Agung Ramos P. Sinaga saat menemui langsung korban menjelaskan, perampok masuk dalam rumah dan mengancam ibu Hamdia untuk memberikan uang setelah diberikan uang pelaku mengunci dari luar dan berusaha kabur.

“Sementara melakukan penyelidikan mendalam dan membuat tim khusus untuk mengungkap dan mengejar pelaku,” tegasnya.

Ia menyebutkan ciri-ciri pelaku dialeg logat Muna dan berbadan kurus.

“Kerugian korban sekitar 120 juta, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa hanya korban mengalami luka di bagian leher,’ ucapnya.

 

Reporter : Iman

Editor      : Aso

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here