Sejak Oktober 2018, Dalapan Pencuri Ditangkap Polres Kendari

57
Kapolres bersama Kasat Reskrim Polres Kendari saat menggelar konferensi pers.
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Kepolisian Resort (Polres) Kendari berhasil pengamankan delapan orang tersangka pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) dan pencurian barang elektronik (curnik) selama Oktober dan November 2018.

Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi mengatakan, hasil penangkapan ini merupakan pelaksanaan dalam rangkaian operasi sikat dari Polres Kendari. Sesuai laporan, sebanyak delapan orang yang berhasil ditangkap yang terdiri dari 2 orang tersangka curanmor dan enam orang tersangka curnik.

-Advertise-

“Untuk curanmor sebenarnya tiga orang tersangka, namun satu orang masih di bawah umur, jadi kita tetapkan dua tersangka, dan untuk curnik kita tetapkan enam orang tersangka, jadi delapan orang kita tetapkan tersangka,” kata Kapolres Kendari Jemi Junaidi, Jumat 30 November 2018.

Lanjut Kapolres, kedua pelaku curanmor ini melakukan aksi dengan modus yang berbeda. Pertama berinisial E dengan kronolgis, tersangka mengambil kendaraan korban yang sedang terparkir di depan bengkel Utama Motor di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Pundambea Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

“Cara tersangka mendekati motor milik korban yang tidak terkunci leher dan langsung mendorong di belakang rumah yang tidak jauh dari bengkel dan tersangka langsung mencabut kunci kontaknya dengan dibawa lari untuk menyembunyikannya,” jelasnya.

Kemudian untuk tersangka kedua inisial J, melakukan pencurian pada Minggu 28 Oktober 2018 sekira pukul 10.30 WITA.

Saat melintas depan kos Timuna di Kelurahan Andonuohu Kecamatan Poasia, Kota Kendari, tersangka melihat satu unit motor jenis Yamaha Fino warna hitam yang sedang terparkir dengan kunci kontak masih terpasang.

“Tersangka mencermati di sekelilingnya, dan dalam keadaan sepi langsung membawa kabur sepeda motor tersebut tanpa diketahui korbannya,” jelasnya.

“Barang bukti (BB) dari kedua tersangka, Polres Kendari mengamankan 4 sepeda motor,” tutupnya.

Baca Juga :  Wawali Sebut Pencurian di Kantor Bappeda Baubau Kelalaian

Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Kendari AKP Didi Kurniawan mengatakan, untuk tersangka curnik, ada yang bergerak sendiri dan ada pula berkelompok.

“Ada yang komplotan tiga orang dan ada sendiri, ada tiga orang kita tangkap satu tempat kejadian perkara (TKP), ada dua orang satu TKP dan ada satu orang satu TKP. Jadi para tersangka ini ditangkap di tempat yang berbeda-beda,” kata Didi Kurniawan.

Beberapa tersangka yang ditahan ini, kata Didi, diketahui sudah beberapa kali melakukan aksi dalam kasus yang sama.

“Caranya melakukan patroli di rumah kos dan di rumah-rumah kosong dengan mencungkil jendela,” jelasnya.

Dalam kasus curnik ini, polisi mengamankan barang bukti dua buah laptop, 10 buah handphone, dan satu buah iped.

Para tersangka curanmor dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara dan untuk curnik dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Atas kasus ini, Kapolres Kendari berpesan, agar masyarakat selalu berhati-hati dalam memarkir kendaraannya.

“Selalu mengamankan dengan mengunci leher motor. masyarakat berhati-hati seperti rumah kos dan tempat lainnya agar selalu waspada,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here