Penyaluran CSR VDNI, Harus Tingkatkan Ekonomi Warga dan Selamatkan Lingkungan

132
diseminasi draft laporan akhir studi dan desain CSR bagi masyarakat sekitar kawasan industri Konawe VDNI
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Penyaluran corporate social responsibility (CSR) PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar kawasan industri.

Selain itu, CSR ini juga berdampak baik pada aspek lingkungan dan pembangunan infrastruktur yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat.

-Advertise-

Pandangan ini terungkap dalam diseminasi draft laporan akhir studi dan desain CSR bagi masyarakat sekitar kawasan industri Konawe VDNI, Selasa 4 Desember 2018 di salah satu hotel di Kendari.

Agar penyaluran CSR lebih tepat sasaran dan memenuhi kajian akademik, PT VDNI menggandeng Universitas Halu Oleo (UHO). UHO diharapkan bisa membuat kajian terhadap pelbagai kebutuhan warga sekitar kawasan industri.

Dosen UHO Prof La Ode Safuan menjelaskan, CSR harus menitikberatkan pada kepentingan lingkungan, pertumbuhan ekonomi serta pembangunan infrastruktur.

Menyangkut aspek lingkungan, kata dia, VDNI telah memiliki analisis tentang dampak lingkungan (amdal). Tentunya, CSR yang disalurkan juga nanti diharapkan berdampak baik bagi kondisi lingkungan di sekitarnya.

Berkait aspek ekonomi, CSR harus berdampak baik pada pertumbuhan ekonomi warga di sekitar kawasan. Beberapa potensi yang perlu dikembangkan di sana adalah pertanian dan perikanan.

Dengan penyaluran CSR yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi, bisa mengikis ketergantungan warganya sebagai pekerja tambang.

Sebab, mendirikan usaha di sekitar kawasan tak kalah menggiurkan hasilnya bila dibandingkan sebagai pekerja.

Untuk itu, ia berharap, hadirnya industri tidak mematikan sumber daya lainnya, semisal pertanian dan perikanan tambak.

“Peluang usaha besar, hanya saja warga di sana mungkin lebih memilih peluang bekerja. Kalau berbisnis di saja, besar untungnya,” ujar Wakil Direktur II Pascasarjana UHO ini.

Di tempat yang sama, General Manager PT VDNI Rudi Rusmadi mangaku, menggandeng UHO dalam peningkatan ekonomi warga melalui penyaluran CSR dinilainya bisa bermanfaat.

Baca Juga :  Kementerian Perindustrian dan Pemprov Sultra Bahas Industri Morosi, Ini Hasilnya

UHO adalah lembaga akademik yang diharapkan bisa mengkaji dampak dan manfaat CSR.

Menurutnya, program CSR ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dalam meningkatkan taraf hidup ini, tidak mesti harus menjadi pekerja tambang.

“Kita tidak inginkan semua masyarakat yang tadinya dari pertanian dan perikanan berbondong-bondong ke pabrik. Artinya ada yang hilang,” jelasnya.

Ia menyebut, CSR yang diterapkan pada 2019 nanti akan berkesinambungan. Pertama, ada tiga kecamatan yang akan dipilih sebagai penerima CSR. Yakni, Morosi, Bondoala dan Kapoiala. Selanjutnya beberapa kecamatan hingga se-Kabupaten Konawe.

“CSR sudah berjalan sampai saat ini, hanya tidak diorganisir dengan baik,” jelas Rudi.

Menurut Rudi, CSR ini diperoleh dari keuntungan perusahaan. Sejauh ini, ia belum mengetahui secara detil jumlahnya. Begitu pula CSR yang selama ini sudah berjalan.

“Tahun ini akan kita hitung berapa jumlahnya,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here