Sembilan Honorer K2 Kota Kendari yang Lulus SKD, Tak Perlu Ikut SKB

238
Rukmana
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Dari 23 pegawai honorer kategori dua (K2) Kota Kendari yang telah mengikuti tes seleksi kemampuan dasar (SKD), hanya sembilan orang dinyatakan lulus passing grade.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kota Kendari Rukmana mengatakan, sesuai Permenpan-RB Nomor 37 tahun 2018 tentang nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) pengadaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018, untuk tenaga honorer K2 hanya tiga orang yang dinyatakan lulus.

-Advertise-

Kemudian hasil dari Permenpan-RB Nomor 61 tahun 2018 tentang optimalisasi pemenuhan kebutuhan formasi pegawai negeri sipil dalam seleksai CPNS yang berdasarkan nilai terbaik perengkingan sebanyak enam (6) orang yang dinyatakan lulus passing grade.

“Untuk honorer k2 sebenarnya hanya 3 orang yang lulus SKD, tapi ada tambahan dari perengkingan dengan nilai terbaik dari kemenpan sebanyak 6 orang. Jadi total honorer K2 yang lulus itu 9 orang,” kata Rukmana di Kantornya, Senin 3 Desember 2018.

Ke 9 yang lulus ini, terdiri 7 orang dari tenaga guru, dan 2 orang tenaga kesehatan.

Untuk honorer K2 yang sudah lulus passing grade, kata Rukmana, mereka tidak lagi mengikuti tes seleksi kemampuan bidang (SKB) karena masa kerjanya sudah lebih dari 10 tahun.

“Untuk status honorer k2 sampai saat ini kita masih menunggu keputusan dari pusat, apakah nanti pengumumannya serentak dengan yang ikut tes SKB,” katanya.

Rukmana menjelaskan, sesuai dengan aturan Permenpan-RB nomor 36 dan Permenpan RB 37 tahun 2018 yang sudah masuk passing grade dan yang masuk perengkingan, sudah 99 persen lulus CPNS.

“Kita belum bisa nyatakan 100 persen lulus karena masih ada lagi berkas-berkas yang akan dikirim ke BKN untuk dilakukan verifikasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Honorer K2 di Baubau: PNS Harga Mati

Berkas-berkas yang akan dikumpulkan nanti, terdiri dari ijazah mulai dari pendidikan awal sampai akhir, SK awal dan SK akhir surat keterangan aktif menjalankan tugas, dan riwayat hidup di dalamnya data keluarga dari istri, suami, mertua dan lainnya.

“Ini yang akan kita bawa di BKN, setelah sampai di BKN dilakukan verifikasi data ulang, setelah itu akan keluar NIP, dan setelah keluar NIP baru bisa kita buatkan SK pengangkatan PNS,” jelasnya.

Kota Kendari mendapatkan kuota dari kemenpan-RB sebanyak 35 formasi untuk tenaga honorer K2, tetapi yang mengikuti tes SKD hanya 23 orang dan yang dinyatalan lulus hanya 9 orang. Secara otomatis 26 formasi lagi yang masih kosong.

“Jadi sisa 26 formasi kita butuhkan untuk mengisi kekosongan, dan sampai hari ini kita belum dapat informasi seperi apa nantinya ke depan. Kita harapkan itu sisanya ini bisa diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK),” tutupnya.

Penulis : Haerun

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here