BKPPD Buton Dinilai Tidak Profesional

377
Zanuriah

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Mutasi yang dilakukan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Buton dinilai tidak porofesional. Pasalnya salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), lima kepala seksinya dimutasi hingga menyebabkan pelayanan terganggu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buton Edi Sunarno mengatakan, mutasi itu mengurangi kualitas kinerja organisasi. Khususnya pada penggelolaan sampah dan penggelolaan lingkungan hidup.

- Advertisement -

Agar tidak terulang, lanjut Edi, persoalan itu akan dilaporkan kepada Bupati Buton La Bakry dan Sekda Laode Dzilfar Djafar.

“Idealnya sebelum melakukan mutasi terlebih dahulu kami dikonfirmasi. Supaya tidak terkesan ada kelemahan organisasi. Kan tidak mungkin suatu OPD hanya kepala dinas, kepala bidang maupun PTT (Pegawai Tidak Tetap) saja,” tuturnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 4 Desember 2018.

Edi mengaku sangsi dengan penilaian BKPPD dalam melihat kemampuan organisasi. Seharusnya tidak semua permohonan masyarakat maupun ASN dikabulkan karena harus disesuaikan dengan kebutuhan.

“Jangan dikeluarkan tanpa ada penggantinya dan harus dikonfirmasi terlebih dahulu,” pintanya.

Saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buton hanya memiliki empat kepala seksi dari tiga kepala bidang. Seharusnya dari tiga kepala bidang tersebut memiliki sembilan kepala seksi.

Untuk diketahui, kekosongan itu terjadi pada Seksi Pengelolaan Sampah, Seksi Limbah B3, Seksi Peningkatan Kapasitas, Seksi Kerusakan Lingkungan, dan Seksi Pemeliharaan Lingkungan.

Kepala BKPPD Buton Zanuriah mengaku belum mengetahui adanya mutasi tersebut. Pasalnya DLH tidak menyampaikan kepada instansinya.

“Hingga saat ini tidak ada penyampaian dari DLH. Kalaupun ada ini akan ditata agar terisi,” ujarnya.

Mutasi yang terjadi di DLH, lanjut dia, dimungkinkan secara pribadi meminta pindah sehingga tidak diketahui oleh pimpinannya.

Baca Juga :  Visi Caleg di Sultra Dinilai Belum Menyentuh Pelayanan Bantuan Hukum Bagi Rakyat Kecil

Reporter: Waode Yeni Wahdania

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here