Dampak Gempa Palu dan Lombok, APBD Buton Menurun

143
Bupati Buton La Bakry saat menerima penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ririn Kadariyah atas prestasi meraih WTP di Pelataran Kantor Wali Kota Baubau, Rabu 17 Oktober 2018.
-Advertise-

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Buton tahun 2019 diproyeksi mencapai Rp 750 miliar. Angka itu menurun dibandingkan dengan APBD tahun 2018 mencapai Rp 800 miliar lebih.

Bupati Buton La Bakry mengungkapkan, penurunan APBD disebabkan beberapa pos menjadi sumber pendapatan daerah mengalami pengurangan. Misalnya, Dana Insentif Daerah (DID), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) termasuk beberapa penerimaan lainnya.

-Advertise-

“Ini hampir semua terjadi di daerah lain. Karena pengurangan dana transfer dari pusat itu dipengaruhi oleh dua lokasi bencana nasional Palu dan Lombok. Kemungkinan itu penyebabnya,” ujar La Bakry ditemui di Kantor Bupati Buton, beberapa waktu lalu.

Dia mengakui, akibat penurunan tersebut menyebabkan beberapa program prioritas ditunda pelaksanaannya. Salah satunya pembangunan jalan yang ditunda sampai tahun depan.

Selain itu, lanjut dia, berkurangnya pendapatan dari beberapa pos yang diterima Pemkab Buton. Diperkirakan, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) akan mengalami pemangkasan anggaran.

Meski demikian, orang nomor satu di Buton ini optimis pelaksanaan pembangunan tetap berjalan maksimal untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Penurunan ini tidak menghambat, karena tidak terlalu signifikan mempengaruhi penanganan kegiatan. Hanya memang beberapa program harus tertunda,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk tahun depan akan menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai tumpuan menstabilkan keuangan daerah.

Karena itu, La Bakry mengingatkan kepada seluruh organisasi perangkat daerah agar lebih mengefektifkan pengelolaan anggaran dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan lainya.

Reporter: Waode Yeni Wahdania

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  La Bakry Panen Padi di Desa Togomangura

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here