AMAN Rampungkan RPJMD Menuju Sultra Emas

361
Gubernur Sultra Ali Mazi. (Foto: Kominfo Sultra)
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Jumat 7 Desember 2018. Musrenbang dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 kali ini lengkap dihadiri perwakilan Kementerian Perencanaan Pembangunam Nasional (PPN)/Bappenas RI, Arwan Sutiarso Putra, Sekretaris Bina Keuangan Daerah, Zanariah, sejumlah kepala daerah se-Sultra dan Forkopimda Sultra.

Musrenbang merupakan bagian dari tahapan wajib penyempurnaan RPJMD Sultra 2018-2023 yang memuat visi misi Gubernur/Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi – Lukman Abunawas (AMAN) sebelum ditetapkan sebagai perda resmi. Inilah yang akan menjadi pedoman duet AMAN mewujudkan Sultra Emas yang menjadi jargon pembangunan Ali Mazi-Lukman Abunawas selama lima tahun memegang nahkoda Provinsi Sultra.

-Advertise-

RPJMD Sultra sendiri, kata Ali Mazi tetap berpatokan pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Sultra 2005-2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

“Visi kami adalah visi terwujudnya Sultra aman maju sejahtera dan bermartabat. Sultra aman merujuk pada kondisi keamanan teritorial dan dinamika sosial bertanggungjawab. Jaminan keamanan itu mencakup keamanan sandang, pangan, papan, layanan dasar kesehatan, pendidikan dan mengemukakan pendapat,” terang Ali Mazi.

Gubernur Sultra Ali Mazi bersama Wakil Gubernur (Wagub) Lukman Abunawas membuka Musrenbang Sultra, Jumat 7 Desember 2018. (Foto: Kominfo Sultra)

Guna mewujudkan visi tersebut, Ali Mazi -Lukman Abunawas sepakat menetapkan empat misi pembangunan di Sultra. Diantaranya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar dapat berdaulat dan aman dalam bidang ekonomi, pangan, pendidikan, kesehatan, lingkungan politik serta iman dan takwa. Memajukan daya saing wilayah melalui penguatan ekonomi lokal dan peningkatan investasi.

Selanjutnya adalah mendorong birokrasi pemerintahan yang modern tata kelola pemerintahan desa yang baik serta memberikan bantuan kepada kecamatan kelurahan sebagai pusat layanan pemerintahan.

Terakhir adalah meningkatkan konektivitas dan kemitraan antar pemerintah, swasta, masyarakat dalam rangka peningkatan daya saing daerah melalui pembangunan dan perbaikan infrastruktur dan aspek aspek sosial ekonomi.

Visi misi tersebut di atas merupakan manifestasi dari “Sultra Emas”, jargon utama pembangunan AMAN. “Sultra” merupakan akronim siap untuk melanjutkan dan tingkatkan kesejahteraan. Sementara “Emas”adalah ekonomi yang kuat maju aman dan sejahtera.

Musrenbang penyusunan RPJMD Sultra 2018-2023 di Kota Kendari Sulawesi Tenggara. (Foto: Kominfo Sultra)

GARBARATA Strategi menuju Sultra Emas

Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Lukman Abunawas.

Implementasi Sultra Emas digaungkan Gubernur Sultra/Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi-Lukman Abunawas memakai pendekatan Gerakan Pembangunan Terpadu Wilayah Daratan dan Lautan/Kepulauan atau disingkat dengan GARBARATA.

Pendekatan Garbarata, jelas Ali Mazi sengaja dipakai mengingat kondisi geografis Sultra yang terdiri dari pulau pulau kecil dengan 17 wilayah administrasi kota/kabupaten. Keseluruhan wilayah cakupan Sultra itu butuh sentuhan akselarasi pembangunan agar tidak tertinggal.

“Pendekatan Garbarata akan menjadi gerbong program prioritas yang akan mengantar menuju ke seluruh program prioritas yang terdiri dari lima pilar Sultra Cerdas, Sultra Sehat, Sultra peduli kemiskinan, Sultra berbudaya dan beriman serta Sultra Produktif,” jelas Ali Mazi.

Baca Juga :  Rapat Bersama Bupati/Wali Kota se-Sultra, Ali Mazi Kirim Alfatihah untuk Almarhum Yakub Silondae
Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Ali Mazi dan Lukman Abunawas didampingi Bupati dan Wakil Bupati Kolaka saat pembukaan Porprov Sultra XIII di Kabupaten Kolaka. (Foto: Kominfo Sultra)

Program prioritas tersebut, lanjut politisi NasDem itu tidak hanya mencakup janji politik yang telah disuarakan Ali Mazi Lukman saat kampanye Pilgub Sultra lalu. Namun, turut mencakup isu nasional dan isu global tentang standar pelayanan minimal.
“Penyusunan program prioritas sudah melalui tahapan FGD, Forum konsultasi publik, forum lintas organisasi. Saya harapkan ada masukan Rancangan RPJMD sehingga visi pembangunan Sultra 5 tahun kedepan bisa tercapai,” ujar Ali Mazi pada peserta Musrenbang di Hotel Plaza Inn Kendari.

Realisasi Lima Pilar Sultra Emas 100 Hari Kerja AMAN

Kepala Dinas Kominfo Sultra, H Kusnadi

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sulawesi Tenggara, H Kusnadi menyatakan lima pilar pembangunan Sultra yang terangkum dalam Sultra Emas perlahan telah direalisasikan oleh Gubernur/Wakil Gubernur Sultra Ali Mazi Lukman selama 100 hari memegang kendali pemerintahan Provinsi Sultra.

Launching Sultra Sehat oleh Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas. (Foto: Kominfo Sultra)

Sultra Sehat

Diantaranya Sultra Sehat yang telah dilaunching oleh Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas berbarengan dengan Momen Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November 2018. Saat itu mantan bupati Konawe dua periode itu mencanangkan tiga strategi utama mewujudkan Sultra Sehat. Diantaranya adalah penguatan pelayanan kesehatan melalui peningkatan akses pemerataan pelayanan kesehatan.

Agenda Pembangunan Rumah Sakit Jantung berskala internasional di Kota Kendari merupakan bagian karya monumental “Sultra Sehat” yang segera direalisasikan Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Sultra Peduli Kemiskinan

Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Lukman Abunawas. (Foto: Kominfo Sultra)

Sultra peduli kemiskinan jauh lebih awal diwujudkan oleh pasangan Ali Mazi-Lukman. Pascadilantik sebagai leader Sultra 5 September lalu, Ali Mazi resmi meluncurkan program bedah rumah secara bertahap ke sejumlah kabupaten di Sultra.

Gubernur Sultra Ali Mazi menyerahkan bantuan bahan bangunan sebagai bagian implementasi Program Sultra Peduli Kemiskinan.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sultra, Efendi Patulak, sudah ada lima daerah yang keciprat bantuan bedah rumah selang 100 Hari Kerja AMAN. Masing-masing adalah Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Muna Barat, Buton, Baubau dan Konawe Utara.

Total anggaran diproyeksikan mencapai Rp17 milliar. Anggaran bersumber dari APBD Sultra itu digelontorkan untuk membedah sekitar 6.000 unit rumah di Sultra.
Tak hanya itu saja, bersamaan Pesta Rakyat AMAN 22 September lalu Ali Mazi juga telah meluncurkan program listrik masuk desa sebagai bagian implementasi Sultra Peduli Kemiskinan.

Launching Media Center Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Pemprov Sultra.

Sultra Cerdas

Progran Sultra Cerdas dilaunching bertepatan Perayaan Ulang Tahun Gubernur Sultra Ali Mazi ke 57 pada 25 November 2018. Kala itu, Gubernur Sultra dan Wagub Sultra secara simbolis memberikan paket beasiswa gratis bagi 1000 siswa/siswi berprestasi SMA/SMK/SLB se-Sultra. Para penerima beasiswa diberi Kartu Indonesia Pintar Daerah (KIPDA). Oleh pemerintah mereka mendapat santunan biaya pendidikan Rp 1 juta per enam bulan.

Baca Juga :  Sulkarnain Resmi Jadi Wali Kota Kendari

Program Sultra Cerdas juga menyasar mahasiswa D3, S1, S2, dan S3. Pemerintahan Ali Mazi – Lukman Abunawas telah menggelontorkan anggaran senilai Rp 5,376 milliar untuk alokasi beasiswa bagi mahasiswa Sultra. Program Sultra cerdas turut mengandeng perguruan tinggi lokal terbesar di Sultra, Universitas Halu Oleo (UHO).

Program ikonik Sultra Cerdas tengah digarap Ali Mazi adalah pembangunan Perpustakaan bertaraf internasional yang rencananya berlokasi di eks PGSD Kendari.

Foto dokumentasi desain British Library London, perpustakaan nasional Britania Raya salah satu kiblat rencana pembangunan perpustakaan modern digagas Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Kepala Dinas Cipta Karya Sultra, Pahri Yamsul menyatakan telah melakukan studi banding ke beberapa daerah di Indonesia termasuk ke luar negeri guna mengadopsi desain gedung perputakaan modern untuk diterapkan di Sultra. Kunjungan itu sekaligus juga melihat prototipe rumah sakit modern di luar negeri sebagai kiblat pembangunan Rumah Sakit Jantung Modern digagas Ali Mazi.

Atlet berprestasi pada Asean Games 2017 asal Sultra menerima bonus dari Pemprov Sultra.

Sultra Produktif

Sultra Produktif yang telah diwujudkan selama 100 hari kerja pemerintahan AMAN adalah pembagian bonus bagi atlet berprestasi di Asian Games 2018 pada 29 Oktober 2018. Sebagai bentuk dukungan terhadap geliat prestasi atlet, Ali Mazi dan Lukman Abunawas memberikan total bonus Rp 800 juta pada atlet dan juga pelatih yang sukses mengharumkan nama Sultra di kancah olahraga internasional.

Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Lukman Abunawas.

Sultra Berbudaya dan Beriman

Sultra Berbudaya dan Beriman diwujudkan lewat partisipasi aktif dan dukungan penuh Gubernur Sultra/Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi-Lukman Abunawas terhadap upaya pelestarian adat istiadat, budaya dan tradisi lokal Sulawesi Tenggara. Gubernur Sultra, Ali Mazi mendorong berbagai event berbau budaya agar generasi muda bisa mengenal dan mencintai warisan kearifan lokal berbagai suku dan daerah di Sulawesi Tenggara.

Pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas disambut Tradisi Adat Tolaki usai dilantik sebagai Gubernur/Wakil Gubernur Sultra Periode 2018-2023

Diantaranya mendukung pergelaran event Wakatobi Wave 2018 yang berlangsung di Lapangan Merdeka 11 November 2018 lalu. Pesta rakyat menandai kemenangan Duet AMAN pada September lalu dikemas kental dengan nuansa etnik. Ada tradisi Pekande-Kandea dari Kepulauan Buton digelar secara besar-besaran di Kota Kendari meramaikan ajang Pesta Rakyat Aman.

Pesta Rakyat AMAN di pelataran eks MTQ Kendari menghadirkan tradisi Pekande-kandea.

Terbaru adalah Gubernur Sultra menyuport pelaksanan Pesta Adat Pikulaliwua Takimpo Lipuogena di Kabupaten Buton sebagai upaya melestarikan tradisi leluhur Buton.

Masjid Al Alam, proyek monumental peninggalan Gubernur Sultra dua periode Nur Alam terus dibenahi oleh pemerintahan Ali Mazi dan Lukman Abunawas. Masjid Al Alam menjadi ikon sekaligus kawasan wisata religi di Bumi Anoa.

Disampingnya itu, pemerintah Ali Mazi – Lukman Abunawas mendukung penuh kontinuitas pembenahan kawasan Masjid Al Alam sebagai pusat kegiatan dan wisata religi di Sulawesi Tenggara. (ADV)

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
8

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here