DIPA 2019 Diserahkan Lebih Cepat, Ali Mazi : Bukti Komitmen Kuat Pemerintah

192
Serahterima DIPA Tahun Anggaran 2019 oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi, Jumat 14 Desember 2018.
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi bersama Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Sultra, Ririn Qadriah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN Tahun 2019 kepada satuan kerja instansi vertikal kementrian/lembaga dan kepala daerah 17 kabupaten kota se-Sultra, Jumat 14 Desember 2018.

Serah terima DIPA APBN Sultra Tahun Anggaran 2019 oleh Pemprov Sultra termasuk yang tercepat pascapenyerahan simbolis oleh Presiden RI, Joko Widodo pada 11 Desember lalu di Istana Negara.

-Advertise-

Hal ini turut diakui Kepala DJPb Sultra, Ririn Qadriah. Dari 34 Provinsi di Indonesia. Selain Sultra, ada empat provinsi lain masing-masing Provinsi Papua Barat, Gorontalo, Bangka Belitung dan Kepulauan Riau yang melakukan star cepat penyerahan DIPA di daerah.


 
 
 
 
 
 
 
 
 

“Ini yang tercepat. Kemarin yang paling cepat juga itu Kepri, Bangka Belitung, Papua Barat dan Gorontalo,” ujar Ririn.

Gerak cepat pemerintahan AMAN, diakui Gubernur Ali Mazi sebagai bentuk kuatnya komitmen pemerintah dalam upaya memberi pelayanan publik terbaik dan cepat bagi masyarakat.

“DIPA diserahkan lebih cepat agar instansi bisa laksanakan kerja sejak hari pertama 2019. Tepat waktu. Menunjukkan kuatnya komitmen pemerintah ke publik,” urai Ali Mazi.

Merujuk data DIPA 2019, total alokasi APBN untuk Sultra mencapai Rp 24 triliun. Jumlahnya mengalami kenaikan berkisar 7 persen dari tahun lalu.

Dimana sebaran anggaran Rp 6,932 triliun diperuntukkan bagi 459 satuan kerja kementrian/lembaga vertikal di Sultra. Sementara Rp 15,644 triliun dikucurkan ke kabupaten/kota sebagai dana transfer pusat ke daerah. Sisanya Rp 1,613 triliun diperuntukkan bagi dana desa.

Kebijakan transfer ke daerah dan dan desa tahun depan diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi kesenjangan pelayanan dasar publik antar daerah.

Baca Juga :  Pemda Konut dan Pemprov Sultra Teken MoU Bangun Akses Jalan Terisolir Asera-Routa

Dana Desa sendiri mengalami kenaikan hingga Rp 1 triliun dibanding tahun lalu. Menurut DJPb Sultra, hal ini sejalan dengan kebijakan reformasi digaungkan pemerintah pusat.

Total dana transfer daerah dan dana desa yang meningkat 8,7 persen menjadi Rp 17 triliun lebih tahun ini, diakui Ali Mazi memang belum cukup mengimbanginya gerak pembangunan yang tengah digenjot Pemerintahan AMAN. Termasuk mengejar ketertinggalan segala lini di Sultra.

Untuk itu, Ali Mazi menekankan para bupati/wali kota menyiasati masalah tersebut. Salahsatunya dengan melakukan efisiensi penggunaan anggaran sehingga bisa menghasilkan out put yang maksimal.

“Saya ingatkan bupati gunakan anggaran itu secara efektif efisien sehingga menghasilkan output yang maksimal. Satukan komitmen dalam satu visi Sultra Aman Maju Sejahtera Sultra. Sukseskan lima pilar Sultra Emas,” pesan Ali Mazi.

Penulis : Siti Marlina
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here