Senin Ini, Pemkab Butur Umumkan Pemecatan Tujuh ASN eks-Napi Korupsi

1471
La Ode Sajali

Buranga, Inilahsultra.com– Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) menganggendakan pengumuman pemecatan Aparat Sipil Negara (ASN) eks-napi korupsi, dipenghujung tahun ini, tepatnya Senin 31 Desember 2018.

Informasi ini disampaikan Kepala Bidang Mutasi dan Kedudukan Hukum BKPSDM Butur, La Ode Sajali, saat ditemui di Ereke, kemarin.

- Advertisement -

Sajali menerangkan, total ASN yang terkena sanksi pemecatan sebanyak tujuh orang. Rencananya pengumuman itu akan dilakukan pada saat apel pagi yang akan dipimpin Bupati Butur Abu Hasan.

“Agendanya pada saat apel pagi, dirangkaikan pemberian SK pensiun, pemberian SK CPNS bidan, sekaligus pengumuman ASN mantan napi korupsi sebanyak tujuh orang,” kata Sajali.

Sebanyak tujuh orang itu semuanya merupakan ASN yang pernah dipenjara lantaran kasus korupsi. Mereka dikenakan pemecatan secara tidak hormat.

“Proses sudah selesai, intinya deadline yang diberikan akhir Desember, tidak bisa menyeberang tahun,” tuturnya.

Sajali mengaku, belum bisa memberikan nama-nama yang dipecat itu. Hanya saja, semua yang dipecat itu pernah tersandung kasus korupsi dengan berkekuatan hukum.

“Untuk nama-namanya nanti tunggu saja,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui deadline pemecatan ASN yang pernah tersandung kasus korupsi oleh pemerintah pusat sudah ditetapkan akhir Desember ini. Sikap tegas pemerintah tersebut merujuk pada surat keputusan bersama Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, MenPAN-RB, Komjen Pol Syafruddin, Kepala BKN Bina Haria Wibisana yang diteken 13 September 2018.

SKB tiga menteri itu memuat sanksi pemecatan tidak hormat terhadap pegawai mantan narapidana kasus korupsi yang keputusannya telah berstatus inkrah. Surat tersebut turut diperkuat dengan terbitnya surat edaran Mendagri Tjahjo Kumolo bernomor 180/6867/SJ.

Editor : Aso

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  Sosok Abdul Salam Sahadia, Politisi Muda Menatap Parlemen Provinsi Sultra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here