Nelayan di Kabaena Ditangkap Polisi, Delapan Bom Ikan Ikut Diamankan

160
Polisi memperlihatkan barang bukti bom ikan

Kendari, Inilahsultra.com – Nelayan asal Pulau Mataha, Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana berinisial OP (56) harus berurusan dengan kepolisian, pasalnya pria tersebut menangkap ikan menggunakan bom.

Nelayan tersebut diamankan di Desa Pongkalaero Kecamatan Kabaena Selatan, Senin 7 Januari 2019 sekira pukul 09.30 WITA.

- Advertisement -

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt mengatakan, nelayan tersebut diamankan karena diduga memiliki, menguasai, menyimpan serta menyalah gunakan bahan peledak tanpa ijin, berupa bom ikan.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : No. Pol Lp / 12/ XII / 2018/ Sultra/ Res Bombana / Sek Kabaena 7 Januari 2019.

“Barang bukti yang diamankan yakni, tiga botol kecil berisikan pupuk amunium nitrat yang sudah diracik merek cantik serta sumbu,” terang Harry Goldenhardt.

Selain itu, lima botol besar berisikan pupuk amuniumnitrat yang sudah diracik (merk cantik) beserta sumbu, 1 (satu) buah korek gas, 1 (satu) bungkus rokok pusaka, 1 (satu) unit perahu kayu, 1 (satu) unit mesin kompressor.

“Awalnya pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak, diperairan Desa Pongkalaero Kecamatan Kabaena Selatan,” jelasnya.

Kemudian, masyarakat setempat mendengar suara ledakan di laut yang dibuat pelaku, lalu masyarakat melaporkan hal itu kepada petugas Bhabinkamtibmas. Personil Polsek Kabaena bersama masyarakat langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku.

“Pelaku bersama barang bukti langsung diamankan dipolsek kabaena untuk penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.

Penulis : Onno
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  Tahun Ini, Baubau Target Adipura Lagi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here