Isyarat Ali Mazi-Lukman Abunawas Sudah Tak Aman

1947
Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Lukman Abunawas. (Foto: Kominfo Sultra)
-Advertise-

Kendari, Inilahsultra.com – Pelantikan pejabat administratur atau eselon III Pemprov Sultra yang dipimpin Gubernur Sultra Ali Mazi berbuntut pada disharmonisasi antara Ali Mazi dan wakilnya Lukman Abunawas.

Pada saat pelantikan kemarin, Wagub Lukman tak tampak hadir.

-Advertise-

Lukman Abunawas dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa 8 Januari 2019, tidak menampik tidak diundangnya dirinya dalam pelantikan.

Dalam pesan Whatsappnya itu, ia mengisyaratkan bahwa pasangan berakronim AMAN ini sedang tidak aman.

“Betul kemarin saya tidak diundang dan ada kesan mutasi sarat ‘kepentngan’. Sebaiknya libatkan Wagub,” kata Lukman Abunawas.

Sesuai komitmen di awal antara dia dan Ali Mazi bahwa urusan birokrasi menjadi “jatah” wagub”, kendatipun keputusan tertinggi ada pada gubernur.

“Sedangkan urusan pemerintahan dan investasi dihandel oleh Gubernur Sultra,” jelasnya.

Komitmen ini, kata Lukman, menjadi janji mereka saat kampanye di Pilgub Sultra kemarin.

Kesepakatan ini, kata dia, disaksikan oleh tokoh masyarakat dan tokoh adat di daratan.

“Boleh tanya tokoh masyarakat/tim inti AMAN. Jadi saya sangat kecewa dengan perlakuan Ali Mazi yang tidak komit,” tekannya.

Terhadap pelantikan kemarin, Lukman mengaku sudah memanggil Kepala BKD La Ode Mustari.

“Keapa ada acara pelantikan tidak hubungi saya sebelumnya. Termasuk tidak menghargai saya. Koq tidak ada undangan, saya tegur ybs. Sultra ini milik bersama,” tuturnya.

Ia meminta, dalam pengelolaan pemerintahan jangan ada pengkotak-kotakan.

Ia juga menyayangkan, pelantikan kemarin mayoritas dari kepulauan. Sedangkan dari daratan hanya satu pejabat yang dilantik.

“Ini bisa membahayakan rasa persatuan dan kesatuan sesama kita. Semua yang selalu akrab dengan penuh kekeluargaan. Saya tidak terima dengan cara-cara ini,” tegasnya.

Ia mengingatkan kepada semua pihak termasuk dalam tim AMAN bahwa waktu berjuang saat Pilkada semua sama-sama korban.

Baca Juga :  Pemilu 2019 di Kota Baubau, Cek Nama Kamu Disini

“Tanya mereka apa yang saya tidak korbankan. Bukan saja tenaga dan pikiran tapi juga ‘uang’ boleh cek siapa yang berdarah-darah ? Jadi kita harus sadari diri kita apa tepat langkah yang kita ambil atau keliru, tolong koreksi,” pungkasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Silahkan berikan komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
31

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here