Komitmen Sulkarnain Tuntaskan Tambat Labuh Megaproyek Era Asrun-Musadar

180

Kendari, Inilahsultra.com – Pembangunan tambat labuh di teluk Kendari dimulai sejak tahun 2015 belum juga kelar sampai saat ini.

Proyek era Asrun-Musadar Mappasomba ini telah menghabiskan anggaran negara puluhan miliar.

- Advertisement -

Terhambatnya proses pembangunan tambat labuh ini diduga bertalian dengan kasus yang menerpa Asrun dan putranya Adriatma Dwi Putra.

Namun, kabar ini ditepis Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir. Menurutnya, tak ada pengaruhnya ditangkapnya Asrun dan ADP dengan proyek tersebut.

“Dari dulu sampai sekarang pengerjaannya tetap berjalan, bahkan saat ini pengerjaannya baru zona 3 yang selesai dibangun. Ini akan bertahap dituntaskan,” kata Sulkarnain, di Kantor Wali Kota Kendari, Selasa 8 Januari 2018.

Pembangunan tambat labuh Teluk Kendari, kata Sulkarnain, merupakan program multiyears. Saat ini yang sudah hampir selesai dibangun adalah zona 3. Untuk zona 1 dan 2 masih dalam penataan yang akan diporsikan di APBD 2019.

Selaku kepala daerah saat ini, Sulkarnain berkomitmen akan menuntaskan program multiyears ini secara bertahap. Proyek ini dipastikan tak akan mangkrak.

“Kita tidak bisa mengabaikan program kerja oleh pemerintah sebelumnya karena apapun itu dibangun dengan uang masyarakat. Dengan demikian tidak ada pilihan lain, kecuali melanjutkan,” katanya.

“Kita berharap tahun 2019 ini secara umum sudah bisa difungsikan, walaupun fasilitas penunjangnya akan bertahap dibangun,” tambahnya.

Untuk lanjutan pembangunan tambat labuh 2019, kata Sulkarnain, telah dianggarkan dalam APBD. Namun ia tak tahu nominal pastinya.

“Saya tidak tahu pasti, bisa ditanyakan langsung kepada teknisnya soal berapa anggaran yang diporsikan tahun 2019 ini,” jelasnya.

Ia menyebut, akan ada beberapa fasilitas yang dibangun. Misal, fitnes outdor, beberapa tempat permainan anak dan fasilitas umum yang bisa membuat nyaman masyarakat untuk berpakansi.

Baca Juga :  Melanggar Aturan, Ratusan Alat Peraga Kampanye Caleg di Kendari Ditertibkan

Menurutnya, tambat labuh ini akan menambah deretan tempat wisata dalam Kota Kendari.

“Kita harapkan itu pada Sabtu, Minggu atau bahkan setiap hari bisa difungsikan sebagai aktivitas sosial masyarakat, masyarakat pasti butuh hiburan dengan nilai positif atau produktif, sekaligus di sana itu menjadi pusat kuliner tambahan di Kota Kendari,” jelasnya.

Terhadap proyek tambat labuh ini, Pemkot Kendari belum bisa merincikan total anggaran yang telah dihabiskan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari Ali Aksa malah melempar balik soal nominal ke Plt Wali Kota Kendari.

“Saya belum tahu pasti berapa anggarannya, yang jelas anggaran yang diberikan Plt Wali Kota Kendari, mungkin bisa kalian tanya Plt,” kata singkat Ali Aksa saat di temui di kantor Wali Kota Kendari belum lama ini.

Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here